Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Systematic Literature Review: Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Model ASSURE Syaiful Ulum Riswandi; Asep Wahyu Muhrom Dani; Yudha Prapantja; Zulfitria Zulfitria
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 26, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v26i1.6424

Abstract

The development of information and communication technology has driven an increasing need for the development of learning media that is effective, adaptive, and capable of accommodating the characteristics and needs of learners. One widely used approach in technology-based learning media development is the ASSURE model, which emphasizes systematic instructional planning, analysis of learner characteristics, selection and utilization of media, active learner engagement, as well as evaluation and revision of instruction. This study aims to comprehensively examine the development of learning media using the ASSURE model through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The SLR process was conducted following the guidelines of Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) by searching the literature in Google Scholar. The selection stages included identification, screening, and inclusion of articles based on specific criteria, resulting in 13 journal articles that met the eligibility requirements. Data analysis was conducted descriptively to systematically review the types of learning media developed, the research methods employed, and the effectiveness of the media in supporting student learning outcomes. The findings indicate that e-modules and videos are the most frequently produced types of learning media, while Research and Development (R&D) dominates the research methods used, accounting for 92% of the studies. Moreover, among all analyzed media, 54% have been tested for effectiveness and were proven effective in enhancing learning outcomes, motivation, and learner engagement. These results affirm that the ASSURE model has strong potential as a framework for designing systematic, learner-centered, and effective learning media.
Integrasi Ontologi Tuhan, Alam, dan Manusia dalam Filsafat Pendidikan: Systematic Literature Review Asep Wahyu Muhrom Dani; Muhammad Noor Ginanjar Jaelani; Syaiful Ulum Riswandi; Muhammad Misbakul Munir
Jurnal Keilmuan dan Keislaman Vol. 5, No. 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jkk.v5i2.997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis pandangan ontologis mengenai esensi dan eksistensi Tuhan, alam, dan manusia serta implikasinya terhadap pengembangan filsafat pendidikan yang holistik. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA, melalui penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, DOAJ, dan SINTA dalam rentang tahun 2021–2025. Dari proses seleksi yang sistematis, diperoleh 10 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis lebih lanjut menggunakan teknik thematic synthesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, ontologi ketuhanan memiliki peran signifikan dalam membentuk makna hidup, kesejahteraan psikologis, serta konsistensi perilaku manusia, sehingga menjadi fondasi nilai dan moral dalam pendidikan. Kedua, ontologi alam menegaskan bahwa alam merupakan realitas objektif yang bersifat relasional dengan manusia, sehingga mendorong pentingnya pendidikan berbasis pengalaman dan kesadaran ekologis. Ketiga, ontologi manusia menunjukkan bahwa manusia merupakan entitas multidimensional yang mencakup aspek sosial, spiritual, kognitif, dan kultural, sehingga memerlukan pendekatan pendidikan yang humanis dan holistik. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi dimensi ontologis Tuhan, alam, dan manusia menjadi dasar dalam pengembangan filsafat pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter, spiritualitas, dan kesadaran ekologis. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian filsafat pendidikan serta menjadi acuan praktis bagi perancangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih transformatif dan bermakna.