Dili Prelina Nugraini
Universitas Moch. Sroedji Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PENAGIHAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN-PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DI DESA GARAHAN DAN DESA KARANGHARJO, KECAMATAN SILO (PERIODE 2010-2024) Dili Prelina Nugraini; Alissa Ernawati Adisiswanto; Retno Setyopertiwi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23533

Abstract

Permasalahan rendahnya optimalisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di wilayah perdesaan yang sering kali tidak mencapai target akibat kendala operasional dan rendahnya kepatuhan wajib pajak. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis secara komprehensif tingkat efisiensi dan efektivitas penagihan PBB-P2 di Desa Garahan dan Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, selama periode 2010–2024. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis data time-series dan teknik sensus terhadap seluruh populasi data keuangan PBB-P2, yang didukung oleh hasil wawancara mendalam untuk triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Garahan secara konsisten mempertahankan kinerja sangat efisien dengan rasio di bawah 10%, sementara Desa Karangharjo juga mayoritas berada pada kategori sangat efisien meskipun mengalami fluktuasi signifikan pada tahun 2022. Kesimpulannya, penggunaan Kepala Dusun sebagai kolektor pajak merupakan strategi yang sangat ekonomis bagi pemerintah desa, namun efektivitas penagihan masih perlu ditingkatkan melalui pemutakhiran data objek pajak secara berkala dan penguatan koordinasi lapangan guna mengatasi hambatan sosiogeografis. Kata kunci: Pajak Bumi dan Bangunan-Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Efisiensi, Efektivitas, Penagihan Pajak
Implementasi Program J-Lahbako Terkait Keterlambatan di Desa Karangharjo Kecamatan Silo Kabupaten Jember Alissa Ernawati Adisiswanto; Dili Prelina Nugraini
Majalah Ilmiah "CAHAYA ILMU" Vol 8 No 2 (2026): MAJALAH ILMIAH CAHAYA ILMU
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mici.v8i2.540

Abstract

Program J-LAHBAKO merupakan inovasi digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Jember untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat desa. Namun, dalam pelaksanaannya di Desa Karangharjo, masih ditemukan hambatan berupa penumpukan berkas (backlog) atau status pending pada pengajuan dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan implementasi program J-LAHBAKO di Desa Karangharjo dengan menggunakan perspektif teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terhadap laporan pelayanan tahun 2023-2025. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan implementasi disebabkan oleh tiga faktor utama: (1) keterbatasan sumber daya, yang meliputi kurangnya kuantitas operator desa serta kompetensi teknis yang belum merata; (2) infrastruktur teknologi yang kurang memadai, terutama ketidakstabilan jaringan internet di wilayah Desa Karangharjo yang menghambat akses ke aplikasi J-SIP; dan (3) mekanisme koordinasi dan komunikasi antarorganisasi yang masih birokratis sehingga memperlambat proses verifikasi di tingkat kabupaten. Temuan data menunjukkan adanya 62 pengajuan KK pending pada 2023 dan nihilnya penyelesaian Akta Kematian pada 2024 sebagai dampak dari faktor-faktor tersebut. Peneliti merekomendasikan penambahan personel khusus, peningkatan kapasitas bandwidth internet, dan penyederhanaan alur verifikasi digital