Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Teori dan Konsep Literasi Budaya Ridha Amalia; Andi Nurfadillah; Anri Anggraeni Iqbal; Abdul Muis; Muhammad Nawir
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v7i3.6448

Abstract

Cultural literacy is one of the essential competencies required in the twenty-first century to strengthen students' cultural identity, foster tolerance, and develop responsible citizenship in multicultural societies. This study aims to synthesize theories, concepts, principles, implementation strategies, and the educational significance of cultural literacy in elementary schools through a qualitative library research approach. Data were collected from books, scientific journals, policy documents, and other relevant academic sources, and analyzed using descriptive qualitative techniques involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The review reveals that cultural literacy extends beyond understanding cultural diversity by serving as a foundation for character education, strengthening the Profile of Pancasila Students, preserving local wisdom, and enhancing citizenship literacy. The findings further indicate that effective implementation is achieved through the integration of cultural values into classroom instruction, the School Literacy Movement (GLS), School Literacy Teams (TLS), reading corners, local languages, traditional games, and collaboration among schools, families, communities, and government. Nevertheless, the review also identifies persistent challenges, including limited cultural learning resources, insufficient teacher competence, and inadequate stakeholder support. This study concludes that strengthening cultural literacy requires systematic collaboration and the integration of local cultural values into elementary education to develop culturally aware, tolerant, and globally competent learners.
Peran Pendidikan Dasar dalam Pembentukan Literasi Budaya dan Kewargaan Nur Hikmah; Muhammad Nawir; Arni Dwi Yana; Riska Amalia; Ayu Rahmawati Sam
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 8 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Agustus 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dasar berperan penting dalam membentuk literasi budaya dan kewargaan siswa sebagai landasan karakter dan identitas bangsa. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pendidikan dasar dalam pembentukan literasi budaya dan kewargaan, implementasinya di sekolah dasar, serta tantangan dan strategi penguatannya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui telaah jurnal, buku, dan sumber ilmiah relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan dasar memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai budaya, toleransi, tanggung jawab, disiplin, dan nasionalisme melalui pembelajaran, pembiasaan, kegiatan ekstrakurikuler, serta media berbasis budaya dan kewargaan. Implementasi literasi juga dipengaruhi oleh kompetensi guru serta dukungan lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Tantangan meliputi pengaruh globalisasi, keterbatasan media pembelajaran, rendahnya pemahaman guru, dan belum optimalnya integrasi literasi dalam kurikulum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru, pengembangan media inovatif, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pendidikan dasar dengan demikian dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk generasi berkarakter, berbudaya, dan bertanggung jawab sebagai warga negara.