Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Dan Respon Masyarakat Terhadap Media Audiovisual Sebagai Promosi Kesehatan Mulut Dengan ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas) Manginar Sidabutar; Ratih Variani; Aleksandra Daku Lodo
Journal of Scientific Interdisciplinary Vol. 3 No. 3 (2026)
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jsi1576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi dan respon masyarakat terhadap media audiovisual berbasis Artificial Intelligence (AI) sebagai promosi kesehatan mengenai hubungan kesehatan mulut dengan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Penelitian menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan pretest-posttest pada 50 pengguna media sosial di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Data literasi diperoleh melalui kuesioner sebelum dan sesudah menonton video audiovisual yang disebarkan melalui Instagram dan YouTube. Respon masyarakat diukur melalui indikator jumlah like, share, komentar positif, dan durasi tontonan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan literasi yang signifikan setelah menonton video audiovisual. Sebelum intervensi, responden dengan kategori literasi rendah sebesar 46%, kategori sedang 46%, dan kategori tinggi 8%. Setelah intervensi, kategori literasi tinggi meningkat menjadi 86%, sedangkan kategori rendah menurun menjadi 2%. Rata-rata skor literasi meningkat dari 55,6% menjadi 92,6%. Respon masyarakat terhadap media audiovisual menunjukkan hasil positif dengan jumlah like 100%, share 66%, dan komentar positif 78%. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemanfaatan media audiovisual berbasis AI sebagai sarana promosi kesehatan mulut yang dikaitkan dengan ISPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berbasis AI berpotensi menjadi strategi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat secara digital.
Satu Mulut, Banyak Dampak: Edukasi Masyarakat Tentang Keterkaitan Kesehatan Gigi dan Penyakit Paru Manginar Sidabutar; Friska D. Simamora; Novi P. Baunsele
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 4 No. 3 (2026): August : Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v4i3.2516

Abstract

Poor oral health can reduce quality of life and potentially add to the health burden of patients with tuberculosis. This community service activity aimed to improve patients' knowledge of oral health maintenance and its relationship with lung health, while identifying their dental treatment needs. The activity was conducted on August 7, 2026, at Baumata Primary Health Center and involved 15 patients who were undergoing or had completed tuberculosis treatment. The methods included a pre-test, oral examination, education through interactive lectures, discussion and toothbrushing demonstration, and a post-test using the same 10 questions. Data were analyzed descriptively. The examination showed that 14 participants (93.3%) had dental caries, 8 (53.3%) had retained roots, 7 (46.7%) had missing teeth, and all participants had debris and calculus. The mean number of correct answers increased from 4.93 (49.3%) in the pre-test to 10 (100%) in the post-test, an increase of 50.7 percentage points. Education combined with examination and demonstration effectively improved participants' short-term understanding and helped identify treatment needs. Periodic education, referral for dental care, and follow-up evaluation are needed to assess behavioral and clinical changes.