Ni Ketut Desi Antari
Universitas Triatma Mulya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kader posyandu sebagai ujung tombak deteksi dini masalah gizi pada balita: Posyandu health volunteer as the frontline in early detection of nutritional problems in toddlers Ni Ketut Desi Antari; Desak Putu Risna Dewi; Nyoman Sri Ariantini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2958

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Karangasem. Tingginya angka stunting dan kurang optimalnya pemantauan pertumbuhan menunjukkan perlunya penguatan deteksi dini di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran kader Posyandu dalam deteksi dini masalah gizi balita. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, melibatkan 15 informan kunci (kader, ibu balita, perbekel, bidan desa, dan perawat). Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader berperan sebagai pemantau, pencatat, edukator, dan pelacak. Sebagai pemantau, kader melakukan pengukuran antropometri rutin dan mengidentifikasi kasus stunting. Sebagai pencatat, kader mendokumentasikan pengukuran ke KMS, SIP, dan membantu pelaporan E-PPGBM. Sebagai edukator, kader memberikan penyuluhan mengenai ASI eksklusif, MP-ASI, dan grafik pertumbuhan. Sebagai pelacak, kader melakukan kunjungan rumah pada balita yang tidak hadir atau berisiko gizi. Temuan menegaskan peran penting kader Posyandu dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan masalah gizi balita.  
Analisis penerapan Slow Stroke Back Massage pada pasien hipertensi dengan nyeri akut: studi kasus di Klinik Pratama Kubu Husada Ni Ketut Desi Antari; Eka Lutfiatus Solehah
Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat
Publisher : PT. Lentera Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69883/t4p3cz27

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering dialami masyarakat dan dapat menimbulkan keluhan nyeri akut pada kepala serta tengkuk akibat peningkatan tekanan darah. Penanganan nonfarmakologis diperlukan untuk membantu mengurangi nyeri dan memberikan rasa relaksasi pada pasien hipertensi. Salah satu terapi yang dapat diberikan adalah Slow Stroke Back Massage (SSBM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SSBM pada pasien hipertensi dengan nyeri akut di Klinik Pratama Kubu Husada. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada tiga pasien hipertensi yang mengalami nyeri akut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi SSBM diberikan sesuai prosedur selama 3×24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi, ketiga pasien mengalami penurunan skala nyeri, tampak lebih rileks, serta menunjukkan perbaikan kondisi umum. Selain itu, pasien juga mengalami penurunan ketegangan otot pada area kepala dan tengkuk serta peningkatan kenyamanan selama perawatan. Temuan pada ketiga kasus menunjukkan bahwa penerapan SSBM berpotensi membantu mengurangi nyeri akut dan meningkatkan kenyamanan pasien hipertensi sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan.