Desak Putu Risna Dewi
Universitas Triatma Mulya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Edukasi Dengan Leaflet Terhadap Pengetahuan Tentang Manajemen Diri Pada Pasien Diabetes Melitus : The Effect of Leaflet-Based Education on Knowledge of Self-Management Among Patients with Diabetes Mellitus Ni Putu Dewi Jayanti; Desak Putu Risna Dewi
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v2i1.70

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan tentang manajemen diri pada pasien diabetes melitus masih terbatas dimiliki bagi beberapa pasien dan hal tersebut merupakan hal penting untuk diperhatikan untuk mencegah adanya komplikasi penyakit yang lebih buruk. Pemberian edukasi menjadi upaya yang penting dilakukan melalui beberapa media, salah satunya leaflet. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi dengan leaflet terhadap pengetahuan tentang manajemen diri pada pasien diabetes melitus di Poliklinik Rumah Sakit Balimed Denpasar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain one group pre-test post-test, yang melibatkan 31 responden serta ditentukan dengan teknik purposive sampling. Edukasi dilakukan selama satu kali dalam waktu 15 menit. Alat ukur pengetahuan menggunakan Kuisioner. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon sign rank. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan sebelum diberikan intervensi sebesar 14,68 menjadi 16,42 setelah diberikan intervensi. Hasil uji hipotesis menggunakan Wilcoxon Sign Rank diperoleh nilai Zhitung = 4,062 dan nilai p = 0,000 (<α=0,05). Kesimpulan: Pemberian edukasi dengan leaflet secara konsisten efektif meningkatkan pengetahuan pasien diabetes melitus tentang manajemen diri.
Kader posyandu sebagai ujung tombak deteksi dini masalah gizi pada balita: Posyandu health volunteer as the frontline in early detection of nutritional problems in toddlers Ni Ketut Desi Antari; Desak Putu Risna Dewi; Nyoman Sri Ariantini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 1 (2026): JiKep | Februari 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i1.2958

Abstract

Masalah gizi pada balita masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Desa Tiyingtali, Kecamatan Abang, Karangasem. Tingginya angka stunting dan kurang optimalnya pemantauan pertumbuhan menunjukkan perlunya penguatan deteksi dini di tingkat komunitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran kader Posyandu dalam deteksi dini masalah gizi balita. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive, melibatkan 15 informan kunci (kader, ibu balita, perbekel, bidan desa, dan perawat). Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader berperan sebagai pemantau, pencatat, edukator, dan pelacak. Sebagai pemantau, kader melakukan pengukuran antropometri rutin dan mengidentifikasi kasus stunting. Sebagai pencatat, kader mendokumentasikan pengukuran ke KMS, SIP, dan membantu pelaporan E-PPGBM. Sebagai edukator, kader memberikan penyuluhan mengenai ASI eksklusif, MP-ASI, dan grafik pertumbuhan. Sebagai pelacak, kader melakukan kunjungan rumah pada balita yang tidak hadir atau berisiko gizi. Temuan menegaskan peran penting kader Posyandu dalam mendukung deteksi dini dan pencegahan masalah gizi balita.