Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI BIOAKTVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK MANGROVE TERHADAP BAKTERI PENYEBAB PENYAKIT ACUTE HEPATOPANCREATIC NECROSIS DISEASE Andi Hamdillah; Andi Muhammad Akram; Harlina Harlina; Ilmiah Ilmiah; Imanda Karima; Andi Jumarli
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 7 No 2 (2024): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v7i2.562

Abstract

Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) is one of the most detri-mental diseases for shrimp farmers, with a mortality rate reaching 100%. One approach to treating AHPND infections involves utilizing mangrove extracts. Several secondary metabolites found in mangroves, such as steroids, triterpenoids, flavonoids, alkaloids, and polyphenols, possess antibacterial properties. The objective of this study is to evalu-ate the antibacterial activity of various mangrove extracts against Vibrio parahaemolyticus strain AHPND. The research method, extraction uses the maceration method. The anti-bacterial activity test used the double layer diffusion method to isolate the bacteria V. parahaemolyticus strain AHPND.. Further tests were carried out to determine the Mini-mum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Bactericidal Concentration (MBC) of the mangrove extracts. Results: The study revealed that extracts from A. officinalis and R. apiculata inhibited the growth of V. parahaemolyticus, with inhibition zone diameters of 11 mm and 12 mm, respectively. Further testing showed that the MIC and MBC values of A. officinalis were 0.25 mg/disc, producing an inhibition zone diameter of 8 mm, while the MIC and MBC values of R. apiculata were also 0.25 mg/disc, with inhibition zone diameters of 8 mm for MIC and 7 mm for MBC. Avicennia officinalis and Rhizophora apiculata show potential to be developed as natural antibacterial agents in aquaculture.
PELATIHAN PENGAPLIKASIAN PROBIOTIK UNTUK IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI PONDOK PESANTREN WIHDATUL ULUM YAYASAN WAKAF UMI KABUPATEN GOWA Andi Hamdillah; Andi Nur Auliyah; Jayadi Jayadi; Imanda Karima; Andi Jumarli; A. Andriyani Asra
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KAUNIAH
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jamka.v3i2.563

Abstract

Pembudidaya ikan di Desa Borisallo menghadapi masalah utama dalam budidaya ikan nila, yaitu tingginya angka kematian ikan. Penyebab utama masalah ini adalah penurunan kualitas lingkungan akibat penggunaan pestisida yang berlebihan di tambak, yang mengurangi populasi bakteri pengurai dan menyebabkan ketidakstabilan kualitas air. Tujuan dari program pengabdian ini adalah: 1). Memberikan edukasi kepada santri dan masyarakat setempat mengenai pembuatan dan penggunaan probiotik dalam budidaya ikan nila; 2). Meningkatkan produktivitas budidaya ikan nila melalui penerapan probiotik yang mendukung kesehatan ikan dan kualitas air; 3). Mendorong kemandirian masyarakat pondok pesantren dalam budidaya perikanan yang ramah lingkungan dan berbiaya rendah. Program ini dilaksanakan pada bulan September 2024 di Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif, yang menekankan keterlibatan langsung anggota kelompok. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini akan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta motivasi mitra dalam menjalankan usaha budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus), dalam rangka peningkatan kesejahteraan dan kemandirian pangan bagi setiap anggota kelompok.