Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan strategis yang produktivitasnya dapat ditingkatkan melalui efisiensi pemupukan, salah satunya pemanfaatan unsur hara silika. Namun, efektivitas silika sangat dipengaruhi oleh jenis formulasi yang digunakan serta metode pengaplikasiannya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode aplikasi dan beberapa jenis pupuk silika, baik secara mandiri maupun interaksinya, terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung. Pengujian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember (± 89 m dpl) dari bulan Januari hingga April 2021. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan split plot dengan dua faktor. Faktor petak utama metode aplikasi pemupukan terdiri atas Spray (A1), Kocor (A2) dan Tabur (A3). Faktor anak petak pupuk Silikon terdiri atas S1 (Na2SiO3), S2 (K2SiO3), dan S3 (Ca2SiO3). Analisa data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) yang dilanjutkan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) taraf kepercayaan 95% apabila terdapat perlakuan yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode aplikasi pemupukan memengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung dengan metode spray (A1) sebagai hasil yang terbaik, penggunaan jenis pupuk silikon memengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung dengan jenis kalsium silikat (S3) sebagai hasil terbaik dan interaksi antara metode aplikasi dan jenis pukuk silikon belum mampu mengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung secara nyata.