Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Perasan Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius) terhadap Kematian Larva Aedes Aegypti Maria Asti Milla; Septia Dwi Cahyani; Beni Hari Susanto
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v6i1.2970

Abstract

Latar belakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit endemis yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Upaya pengendalian vektor yang berkelanjutan perlu dikembangkan, salah satunya melalui pemanfaatan insektisida nabati dari tanaman lokal seperti daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perasan daun pandan wangi terhadap kematian larva Aedes aegypti. Metode: Penelitian ini menggunakan desain true experiment dengan rancangan acak lengkap. Perlakuan terdiri dari dua konsentrasi perasan (50% dan 75%) serta kontrol negatif. Setiap perlakuan diulangi sebanyak lima kali pengulangan, menggunakan sepuluh ekor larva dalam setiap perlakuan, dan dilakukan pengamatan pada waktu kontak 1, 5, dan 9 jam. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan antara perlakuan dengan nilai p = 0,016. Konsentrasi 75% menghasilkan tingkat kematian larva tertinggi dan berada pada subset yang berbeda dengan konsentrasi 50%, menunjukkan bahwa efektivitas meningkat seiring peningkatan konsentrasi. Efektivitas ini didukung oleh kandungan senyawa aktif seperti flavonoid, alkaloid, dan saponin yang bersifat toksik terhadap larva. Kesimpulan: Perasan daun pandan wangi terbukti efektif sebagai alternatif larvasida nabati terhadap larva Aedes aegypti. Kata kunci: Daun pandan wangi (Pandanus Amaryllifolius), Insektisida alami, Larva aedes aegypti
Analisis Spasial Kejadian Penyakit ISPA Ditinjau Dari Lingkungan Fisik Daerah Permukiman Wilayah Desa Prambontergayang Kabupaten Tuban Herning Setiyani; Tiwi Yuniastuti; Beni Hari Susanto
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i4.6250

Abstract

The distribution of Acute Respiratory Infections (ARI) varies across regions, highlighting the need to consider spatial factors and the physical environment of residential areas, including housing density, ventilation size, and waste management, which critically affect community quality of life. This study aimed to conduct a spatial analysis of ARI incidence in relation to the physical residential environment in Prambontergayang Village, Tuban Regency. A quantitative descriptive design with cross-sectional observation was applied, utilizing spatial modeling through geoprocessing techniques such as buffering, overlay, and Nearest Neighbor Analysis (NNA). The study included all 150 houses in the village, selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Contingency Coefficient C test and geoprocessing. Findings indicated a clustered pattern of ARI cases, with 34.0% occurring among adolescents and 58.0% among females. Housing density met health standards in 63.3% of cases, ventilation size in 67.3%, and environmentally friendly household waste management in 56.7%. Significant associations were found between ARI incidence and housing density (p = 0.002), ventilation size (p = 0.000), and waste management (p = 0.000). The study concludes that environmental vulnerabilities related to housing density, ventilation, and waste management contribute to ARI incidence. Promoting clean and healthy living practices, adequate nutrition, environmental hygiene, and indoor air quality is essential for ARI prevention and control.