Bambang Gunarto
Universitas Trisakti

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Review of Employee Retention Strategies in Travel Companies Bambang Gunarto; Alfath Sandjaya; Willy Arafah; Wahyuningsih Santosa; Agustinus Sri Wahyudi
Indonesian Journal Economic Review (IJER) Vol. 6 No. 3 (2026): September
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ijer.v6i3.926

Abstract

Employee retention presents a significant challenge within human resource management, particularly in the travel industry, characterized by intense competition in the labor market, ongoing digital transformation, and shifting employee expectations. This study aims to analyze and synthesize the existing literature on strategies for employee retention by evaluating the roles of training, reward systems, and work-life balance, as well as their interrelations with work motivation and organizational commitment. A qualitative approach was adopted utilizing a Systematic Literature Review (SLR) methodology. Relevant articles published between 2019 and 2025 were identified, screened, evaluated, and synthesized in accordance with PRISMA guidelines. The findings reveal that competency-based training, equitable reward systems, and effective work-life balance policies are essential strategic practices that enhance employee motivation, bolster organizational commitment, and improve retention rates. Moreover, work motivation and organizational commitment act as critical psychological mechanisms elucidating how strategic human resource management practices influence employees' decisions to remain with an organization. This study proposes a conceptual model that integrates the Resource-Based View (RBV), Strategic Human Resource Management (SHRM), and Social Exchange Theory (SET) to offer a more comprehensive understanding of employee retention within the travel industry. The findings contribute to the advancement of human resource management literature and provide practical insights for organizations aiming to design sustainable employee retention strategies that enhance competitiveness and long-term performance.
KOMUNIKASI DI ERA DIGITAL: TINJAUAN LITERATUR TENTANG PENGARUH DAN PERANNYA DALAM PERILAKU ORGANISASI Bambang Gunarto; Alfath Sandjaya; Deasy Aseanty; Sarfilianty Sarfilianty
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/73p6p033

Abstract

Artikel ini mengkaji pengaruh komunikasi digital terhadap perilaku organisasi (Organizational Behaviour - OB) di era digital melalui pendekatan kualitatif literatur review. Transformasi digital telah mengubah cara organisasi berkomunikasi, baik secara internal maupun eksternal, dengan penggunaan alat komunikasi digital seperti email, media sosial, dan platform kolaborasi daring. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kolaborasi, namun juga menimbulkan tantangan seperti information overload, kesenjangan kemampuan digital, dan risiko keamanan data. Perspektif peneliti menunjukkan bahwa komunikasi digital memengaruhi keterlibatan karyawan, kepemimpinan, dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Peneliti menyarankan agar organisasi mengembangkan kebijakan komunikasi digital yang efektif serta memberikan pelatihan literasi digital bagi karyawan untuk mengatasi tantangan yang ada. Saran untuk peneliti lain adalah untuk lebih mendalami hubungan antara komunikasi digital dan kepuasan kerja serta mengeksplorasi lebih lanjut dampak jangka panjang dari adopsi teknologi komunikasi dalam organisasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi digital yang lebih baik dalam konteks organisasi.