Zahra Anzali
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN PENGELOLAHAN MINYAK JELANTAH MENJADI LILIN AROMA TERAPI Azmi Al Bahij; Nida Khoiro Syaifa Binti; Shafia Salwa Dini; Luna Maya Shofa; Zahra Anzali; Qonita Rahmadewi
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lilin aromaterapi merupakan salah satu alternatif produk rumah tangga yang tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai dekorasi serta media relaksasi yang mendukung gaya hidup sehat. Namun, produk ini masih kurang dikenal oleh masyarakat, khususnya di daerah yang jauh dari kota besar, karena harga yang cukup tinggi dan keterbatasan distribusi. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengenalkan lilin aromaterapi berbahan dasar alami sekaligus memberikan keterampilan praktis dalam pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya minyak jelantah. Mitra pengabdian dalam kegiatan ini adalah masyarakat sekitar yang memiliki ketertarikan terhadap produk kreatif dan ramah lingkungan. Metode pengabdian dilakukan melalui serangkaian tahapan berupa edukasi, pelatihan langsung pembuatan lilin, serta pendampingan evaluasi produk. Selain menggunakan minyak jelantah sebagai bahan dasar utama, kegiatan ini juga memanfaatkan tanaman rosemary yang dikenal memiliki aroma menenangkan. Proses dilakukan mulai dari pengumpulan bahan, pemilihan material pendukung, pembuatan lilin, hingga uji coba dan analisis hasil produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghasilkan lilin aromaterapi secara mandiri dengan kualitas yang layak guna dan potensi ekonomi yang menjanjikan. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah, tetapi juga mendorong munculnya kreativitas dalam mengembangkan produk ramah lingkungan. Saran dari kegiatan ini adalah perlunya replikasi dan perluasan program ke wilayah lain guna memperluas dampak sosial dan lingkungan dari pengabdian ini.