Dinicen Viclara
Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Augmented Reality pada Materi Sistem Ekskresi untuk Mendukung Pemahaman Konsep Siswa Kelas XI MAN 3 Banyuwangi Tria Hentiningsih; Ifa Muhimmatin; Dinicen Viclara
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2026): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v6i1.1067

Abstract

Pemahaman konsep sistem ekskresi kerap terkendala oleh materinya yang abstrak, karena media konvensional dua dimensi belum cukup memvisualisasikan struktur dan mekanisme organ secara interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Augmented Reality (AR) serta menguji kelayakan dan kepraktisan media bagi siswa kelas XI. Dengan model ADDIE, data dikumpulkan melalui analisis kebutuhan, wawancara, validasi ahli, dan angket respons. Validasi ahli materi (81,9%) dan ahli media (69,4%) masing-masing berkategori sangat valid dan valid. Uji kepraktisan oleh satu guru biologi mencapai 93,6% (sangat layak), sedangkan oleh 62 siswa kelas XI sebesar 81,5% (sangat layak). Media AR berbasis Assemblr Edu dan flashcard ini menyajikan organ ginjal, paru-paru, hati, dan kulit secara 3D interaktif. Dengan demikian, media AR untuk materi sistem ekskresi dinyatakan layak dan praktis digunakan
Pengembangan E-booklet Keanekaragaman Hayati Tumbuhan di Lingkungan Sekolah untuk Siswa Kelas X MAN 3 Banyuwangi Ahmad Dani Arisa; Ifa Muhimmatin; Dinicen Viclara
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2026): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v6i1.1087

Abstract

Keanekaragaman hayati menjadi salah satu topik penting dalam pembelajaran biologi sebab keterkaitannya yang erat dengan kondisi lingkungan di sekitar peserta didik. Lingkungan sekolah sendiri dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar yang memudahkan peserta didik memahami materi secara lebih konkret dan kontekstual. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-booklet keanekaragaman hayati tumbuhan yang berbasis lingkungan sekolah, sekaligus mengukur tingkat kevalidan dan kepraktisannya. Pengembangan media ini dilakukan menggunakan model ADDIE, yang terdiri atas tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation, dengan melibatkan 66 peserta didik dan 1 guru biologi sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, lembar validasi, serta angket respons pengguna. Hasil validasi menunjukkan persentase sebesar 89% dari ahli materi dan 93% dari ahli media, yang keduanya berada pada kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan skor sebesar 82,30% dan respons guru biologi sebesar 87%, yang keduanya tergolong sangat praktis. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa e-booklet yang dikembangkan valid dan praktis sebagai media pembelajaran biologi berbasis lingkungan sekolah
Pengembangan Booklet Keanekaragaman Tanaman Obat Sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Adat Kampoeng Batara Banyuwangi Jahrotul Muanisah; Ifa Muhimmatin; Dinicen Viclara
BIO EDUCATIA JOURNAL Vol 6 No 1 (2026): BIOLOGIEI EDUCAȚIA JOURNAL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/be.v6i1.1153

Abstract

Sekolah Adat Kampoeng Batara memiliki keterbatasan media pembelajaran tentang tanaman obat pada konten tanaman rempah dan hortikultura, sehingga peserta didik mengalami kesulitan mempelajari dan mengulang materi karena belum tersedia media yang mendokumentasikan keanekaragaman tanaman obat secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan booklet keanekaragaman tanaman obat di Sekolah Adat Kampoeng Batara Banyuwangi sebagai media dan sumber belajar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dimodifikasi hingga tahap Development, meliputi Analysis, Design, dan Development. Prosedur penelitian meliputi analisis kebutuhan, identifikasi keanekaragaman tanaman obat, perancangan booklet, validasi ahli, serta uji kepraktisan sebagai evaluasi formatif terbatas pada tahap development. Hasil validasi menunjukkan bahwa booklet memperoleh persentase 94,16% dari ahli materi, 94,99% dari ahli media, dan 94,63% dari ahli bahasa, yang seluruhnya berkategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh pendidik dan peserta didik memperoleh rata-rata 99,25% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, booklet yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba terbatas pada materi keanekaragaman tanaman obat di Sekolah Adat Kampoeng Batara