Sekolah Adat Kampoeng Batara memiliki keterbatasan media pembelajaran tentang tanaman obat pada konten tanaman rempah dan hortikultura, sehingga peserta didik mengalami kesulitan mempelajari dan mengulang materi karena belum tersedia media yang mendokumentasikan keanekaragaman tanaman obat secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan booklet keanekaragaman tanaman obat di Sekolah Adat Kampoeng Batara Banyuwangi sebagai media dan sumber belajar. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dimodifikasi hingga tahap Development, meliputi Analysis, Design, dan Development. Prosedur penelitian meliputi analisis kebutuhan, identifikasi keanekaragaman tanaman obat, perancangan booklet, validasi ahli, serta uji kepraktisan sebagai evaluasi formatif terbatas pada tahap development. Hasil validasi menunjukkan bahwa booklet memperoleh persentase 94,16% dari ahli materi, 94,99% dari ahli media, dan 94,63% dari ahli bahasa, yang seluruhnya berkategori sangat valid. Uji kepraktisan oleh pendidik dan peserta didik memperoleh rata-rata 99,25% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, booklet yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis berdasarkan hasil validasi ahli dan uji coba terbatas pada materi keanekaragaman tanaman obat di Sekolah Adat Kampoeng Batara
Copyrights © 2026