Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan dan kelompok industri terhadap pengungkapan Green Accounting Information. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi ukuran perusahaan dan kelompok industri, sedangkan variabel dependen adalah pengungkapan Green Accounting Information. Sampel penelitian terdiri atas 44 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mengikuti Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) selama periode 2019–2023. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik judgment sampling, sedangkan analisis data menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Green Accounting Information, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan total aset yang lebih besar cenderung memiliki tingkat pengungkapan yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan dengan total aset yang lebih kecil. Selain itu, kelompok industri bertipe high profile berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Green Accounting Information, sedangkan kelompok industri bertipe low profile berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengungkapan Green Accounting Information. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik perusahaan, khususnya ukuran perusahaan dan tipe industri, merupakan faktor penting yang memengaruhi tingkat pengungkapan informasi akuntansi hijau.