Rifka Annisa Rahmah
Universitas Airlangga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Posyandu dalam Pembuatan Sosis Udang Daun Kelor untuk Pencegahan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil di Pulau Talango Ira Suarilah; Aqmarina Abidah; Sandrina Indah Paraswati; Rifka Annisa Rahmah; Trias Mahmudiono; Riska Amelia Nirina Ilham
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10420

Abstract

Pernikahan dini, khususnya di wilayah pedesaan seperti Pulau Talango, Kabupaten Sumenep, masih menjadi faktor risiko signifikan bagi ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kondisi ini meningkatkan risiko anak mengalami stunting, anemia, dan berat badan lahir rendah (BBLR). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pencegahan KEK melalui inovasi olahan pangan lokal bergizi berupa sosis udang daun kelor. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat (Participatory Action Research) dengan melibatkan sasaran yang terdiri atas kader Posyandu, ibu hamil, dan ibu balita. Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan pembuatan sosis udang daun kelor, penyuluhan gizi bagi ibu hamil, serta evaluasi keberlanjutan usaha. Evaluasi dilakukan melalui penilaian pengetahuan pre-test dan post-test serta observasi terhadap keterampilan pembuatan sosis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan peserta dari 9 menjadi 9,62 setelah diberikan edukasi. Selain itu, peserta juga mampu menghasilkan produk olahan yang memenuhi aspek organoleptik (warna, rasa, aroma, dan tekstur). Program ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kader Posyandu terhadap gizi, tetapi juga mendorong motivasi mereka untuk mengembangkan usaha berbasis pangan lokal. Pendekatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan permasalahan serupa sebagai upaya berkelanjutan dalam menurunkan angka KEK pada ibu hamil dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Literature Review : The Role of Polyphenols in Modulating Gut Microbiota and Their Anti-Inflammatory Effects on Inflammatory Bowel Disease (IBD) Rifka Annisa Rahmah; Trias Mahmudiono
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v8i1.1190

Abstract

Introduction: Inflammatory Bowel Disease (IBD) is an idiopathic condition characterized by chronic inflammation of the digestive tract. The prevalence of IBD in Southeast Asia has increased from 103,000 cases in 2017 to approximately 118,000 cases in 2020. Diet plays a crucial role in the development and progression of IBD. Polyphenols, bioactive compounds in plant-based foods, interact with molecular targets to inhibit inflammation and protect against oxidative stress. Additionally, polyphenols modulate the gut microbiota, promoting the growth of beneficial bacteria. Objectives: The study aimed to review the effects of polyphenols from various food sources in reducing inflammation and enhancing gut microbiota diversity as a potential therapeutic approach for IBD. Methods: This study used a literature review method, analyzing experimental in vivo studies. Data were collected by searching for published articles in ScienceDirect, Google Scholar, and PubMed. Results: Eight studies were identified discussing the role of polyphenols in IBD. Polyphenols from various sources, including camellia oil, EGCG from green tea, resveratrol, kiwi polyphenol extract, curcumin, luteolin, bee pollen, and flavonoids, were found to have positive effects on modulating gut microbiota composition and reducing inflammation in animal models of IBD. Conclusions: Polyphenols have potential as a therapeutic agent for IBD by inhibiting inflammation and promoting gut microbiota diversity.