Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola pengasuhan anak usia dini pada keluarga menikah dini di Desa Embung Raja, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian empat pasangan orang tua yang menikah pada usia dini dan memiliki anak usia 2–5 tahun. Penentuan subjek dilakukan secara purposive sesuai dengan kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ), dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang diterapkan oleh keluarga menikah dini bervariasi. Berdasarkan hasil analisis kuesioner yang didukung oleh data wawancara, tiga pasangan cenderung menerapkan pola asuh otoritatif, sedangkan satu pasangan cenderung menerapkan kombinasi pola asuh permisif dan otoriter. Perbedaan pola pengasuhan terlihat pada cara orang tua memberikan kasih sayang, membangun komunikasi, menerapkan disiplin, membimbing perilaku anak, serta memenuhi kebutuhan perkembangan anak sesuai dengan usia dan karakteristiknya. Variasi pola pengasuhan tersebut dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, pengalaman mengasuh, serta keterlibatan anggota keluarga dalam proses pengasuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan pada keluarga menikah dini tidak sepenuhnya ditentukan oleh usia saat menikah, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor yang membentuk karakteristik pengasuhan pada masing-masing keluarga.