Aslan Abidin
Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MENAFSIRKAN LUKA DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA KARYA EKA KURNIAWAN: KAJIAN HERMENEUTIKA GADAMER: INTERPRETING WOUNDS IN THE NOVEL CANTIK Itu Luka BY EKA KURNIAWAN: A STUDY OF GADAMER'S HERMENEUTICS Yusniar Yusniar; Andi Karman; Aslan Abidin; Usman Usman
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 16 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbsi.v16i1.111911

Abstract

Artikel ini menafsirkan bagaimana kecantikan berfungsi sebagai ruang terjadinya luka dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dengan menggunakan hermeneutika filosofis Hans-Georg Gadamer. Dengan pendekatan kualitatif dan analisis teks hermeneutik, novel dijadikan sumber data utama, sementara satuan naratif yang merepresentasikan kecantikan, tubuh perempuan, dan kekerasan dianalisis melalui tiga kategori utama: prasangka, historisitas, dan fusion of horizons. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecantikan dalam Cantik Itu Luka secara konsisten dihadirkan sebagai kutukan yang melegitimasi objektifikasi dan komodifikasi tubuh perempuan; bahwa luka yang melekat pada kecantikan tidak dapat dipisahkan dari rezim kolonial, militer, dan pascakolonial yang menorehkan trauma lintas generasi; serta bahwa pertemuan antara horizon teks dan horizon pembaca masa kini mengganggu cara pandang mapan tentang standar kecantikan dan kekerasan berbasis gender. Studi ini memperkaya penerapan hermeneutika Gadamer dalam kajian sastra Indonesia dan menawarkan implikasi pedagogis bagi pembelajaran sastra yang lebih peka terhadap isu gender, kuasa, dan memori sejarah