Riski Septiadevana
Sekolah Tinggi Pendidikan Holistik Berbasis Karakter

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

School Readiness of Prospective Cimanggis Character Elementary School Students Before and After the Covid-19 Pandemic Riski Septiadevana; Edianna Putri Mayangsari; Trias Syaifulina; Yulia Pratiwi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR NUSANTARA Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jpdn.v12i1.28757

Abstract

A child’s readiness to be ready for elementary school is the most important thing in the education system. During this period, a child undergoes a transition in both their learning and social environments. School readiness tests aim to assess a child’s current abilities and developmental maturity. This helps parents and school officials understand various aspects of a child’s development, such as basic abilities, skills, and maturity. However, during the pandemic, most students engaged in remote learning from home. Certain aspects of a child’s development were not optimally stimulated because the learning process occurred remotely without face-to-face interaction. This article aims to provide an analysis of the school readiness of prospective students at Cimanggis Karakter Elementary School before and after the pandemic. The research method used is descriptive quantitative, employing a t-test on the School Readiness Test results of prospective students at Cimanggis Karakter Elementary School from 2019 and 2021. The results of the study indicate that the School Readiness Test scores of students prior to the pandemic demonstrated a higher level of readiness compared to those after the pandemic. Students who took the test after the pandemic were kindergarten B students who were unable to participate in face-to-face learning because instructional activities were conducted online.
Persepsi Guru Sekolah Dasar Mengenai Implementasi Pendekatan Pembelajaran STEM di Kurikulum Merdeka Riski Septiadevana; Safniyeti Safniyeti; Siti Nur Mufida
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.4125

Abstract

Implementasi pendekatan pembelajaran STEM dalam Kurikulum Merdeka menjadi strategi penting untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 peserta didik sekolah dasar. Namun, kesiapan dan persepsi guru terhadap penerapannya masih perlu dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman dan persepsi guru sekolah dasar mengenai implementasi pembelajaran STEM dalam Kurikulum Merdeka di Kota Depok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 guru sekolah dasar melalui kuesioner berskala Guttman yang disebarkan secara daring. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78% guru telah mengenal STEM, tetapi hanya 34% yang pernah mengikuti pelatihan dan merancang pembelajaran, serta 44% yang pernah menerapkannya. Meskipun demikian, 96% guru meyakini STEM melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi dan 94% menilai pendekatan ini sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Hanya 34% yang menganggap implementasinya sulit. Namun, pengalaman mengikuti pelatihan, merancang, dan menerapkan pembelajaran STEM masih terbatas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerimaan konseptual terhadap STEM sudah baik, tetapi pengalaman implementatif masih terbatas. Kontribusi penelitian ini terletak pada pemetaan kesenjangan antara persepsi positif dan praktik implementasi STEM di tingkat sekolah dasar, yang dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan dan kebijakan pendampingan guru secara lebih terarah.
Peran Guru dalam Mendukung Keberhasilan Pembelajaran Peserta Didik Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar Karakter 2 Azka Tsabitah; Himaya Septiana Rusyda; Wahyu Khoerotunnisa; Riski Septiadevana
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 04 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i04.1639

Abstract

Sekolah inklusi merupakan bentuk perwujudan pemerataan pendidikan yang bebas diskriminasi apapun bagi peserta didik berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan khusus berhak mendapatkan pendidikan yang sama dengan anak normal lainnya di bangku reguler dalam sekolah inklusi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara guru melaksanakan pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara terpusat dan observasi alami. Hasil penelitian menunjukan peran guru dalam mendukung keberhasilan peserta didik berkebutuhan khusus dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal keberhasilan yang meliputi pengetahuan kognitif, dan skill, juga faktor eksternal seperti lingkungan sekolah, guru bidang studi, teman sebaya peserta didik, psikolog sekolah serta peran orang tua yang sangat mendukung dan membantu keberhasilan seorang guru dalam mencapai keberhasilan peserta didik di sekolah.