Latar Belakang: Dysmenorrhea pada remaja wanita dapat diatasi melalui edible film candy berbasis kunyit, jahe merah, dan bunga rosella. Sediaan tipis ini larut di mulut, melepaskan senyawa analgesik dan antiinflamasi seperti kurkuminoid, gingerol, shogaol, dan antosianin. Formulasi ini alternatif praktis dan efektif meredakan nyeri menstruasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh amilum manihot terhadap karakteristik dan tingkat kesukaan edible film candy ekstrak kunyit, jahe merah dan bunga rosella. Metode: Penelitian eksperimental dilakukan selama 3 bulan di Laboratorium Kimia Analisa Farmasi Universitas Aisyiyah Palembang. Sampel yang digunakan edible film candy yang diformulasikan dengan variasi konsentrasi amilum manihot. Evaluasi meliputi keseragaman bobot, ketebalan, pH, daya lipat, waktu disintegrasi, uji organoleptik dan uji kesukaan. Hasil: Variasi konsentrasi amilum manihot mempengaruhi ketebalan, kelarutan, kekuatan tarik, dan kerapuhan edible film candy. Uji kesukaan menunjukan bahwa formula 1 (5gr) paling disukai karena menghasilkan warna cerah, tekstur sesuai dengan kenyamanan konsumsi, serta rasa yang dapat diterima, sementara formula 2 (10gr) dan 4 (6 gr) menonjol pada kategori sangat suka untuk rasa dan aroma. Saran: Disarankan dilakukan Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi stabilitas penyimpanan, efektivitas farmakologis, dan keamanan klinis produk. Kata Kunci: Amilum Manihot, Edible Film Candy, Ekstrak Bunga Rosella, Ekstrak Jahe Merah, Ekstrak Kunyit.