Tri Oktarina
Universitas Aisyiyah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL TEMU MANGGA (CURCUMA MANGGA VAL) SEBAGAI ANTI BAKTERI PROPIONIBACTERIUM ACNES Ulik Alta; Yudi Arina; Eka Fitriani; Mayang Tari; Tri Oktarina; Patma Junita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1569

Abstract

Latar Belakang : Temu mangga merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki potensi sebagai pengobatan jerawat karena temu mangga terdapat senyawa flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, dan tanin sebagai antibakteri melihat nilai penting ini, maka dibutuhkan penelitian lebih lanjut khususnya dalam formulasi sediaan krim ekstrak etanol temu mangga. Tujuan: Memformulasikan sediaan krim ekstrak etanol temu mangga (curcumma mangga val) sebagai anti-bakteri propionibacterium acnes. Skrining fitokimia flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, dan tanin dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak temu mangga. Metode : Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Kimia Farmasi Prodi S1 Farmasi Universitas Aisyiyah Palembang dari bulan Juli sampai Agustus 2025. Pada proses ini dilakukan uji aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacteriu acne sediaan krim ekstrak temu mangga dengan berbagai konsentrasi, kontrol positif clindamycin phosphate (clindamysin gel 1%) dan kontrol negatif carboxymethyl cellulose (CMC). Hasil : Hasil uji aktivitas anti bakteri propionibacterium menunjukkan formulasi 1 memiliki zona hambat rata-rata 22,3 mm mendekati kontrol positif (clindamicyn phosphate gel 1%) yang dapat digunakan sebagai anti bakteri propionibacterium. Saran: Perlu dilakukannya uji kembali krim ekstrak etanol temu mangga sebagai antibakteri Propionibacterium acnes untuk mengetahui zona hambat yang lebih optimal. Kata kunci : Curcumma Mangga Val, Formulasi Krim, Jerawat, Propionibacterium Acnes, Uji Aktivitas
PENGARUH AMILUM MANIHOT TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK FORMULA EDIBLE FILM CANDY SEBAGAI KANDIDAT PRODUK PANGAN FUNGSIONAL Intan Trisakti; Deni Wijaya; Onny Indriani; Hazimah Anis Farras; Tri Oktarina; Trirahmi Hardiyanti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1559

Abstract

Latar Belakang: Mengingat pentingnya pati singkong (amilum manihot) dengan sifat hidrokoloid berpotensi sebagai bahan utama edible film candy karena kandungan amilopektin yang tinggi, sehingga meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, dan kejernihan edible film candy. Sehingga penting untuk dikaji pengaruh amilum manihot terhadap karakteristik fisik edible film candy sebagai inovasi pangan fungsional. Penambahan ekstrak buah mengkudu berperan sebagai agen bioaktif untuk membantu mengontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan: Mengetahui pengaruh amilum manihot terhadap karakteristik dan tingkat kesukaan edible film candy ekstrak mengkudu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan selama 3 bulan di Laboratorium Kimia Analisa Farmasi Universitas Aisyiyah Palembang dengan mengevaluasi keseragaman bobot, ketebalan, pH, daya lipat, waktu disintegrasi, serta uji organoleptik. Hasil: Formula 2 dengan konsentrasi 3 gram amilum manihot terpilih sebagai formulasi terbaik berdasarkan parameter fisik, uji organoleptik, serta penilaian responden terhadap rasa, aroma, warna, dan tekstur. Saran: Disarankan dilakukan penelitian lanjutan terkait stabilitas, kandungan aktif, serta efektivitas edible film candy ekstrak mengkudu, serta eksplorasi variasi bahan atau metode untuk meningkatkan kualitas larut dan potensi pengembangan skala industri. Kata Kunci: Amilum Manihot, Ekstrak Buah Mengkudu, Edible Film Candy, Inovasi Pangan.