Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL SEJARAH LOKAL BERBASIS DEEP LEARNING BAGI GURU MGMP SEJARAH KOTA PONTIANAK Karel Juniardi; Muhammad Syaifulloh; Emusti Rivashinta; Miftahul Jannah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10147

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan guru MGMP Sejarah Kota Pontianak dalam mengembangkan bahan ajar digital sejarah lokal yang inovatif, interaktif, dan sesuai perkembangan teknologi. Pemanfaatan pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah juga belum optimal, sehingga materi sejarah lokal masih disajikan secara konvensional dan kurang mendorong keterlibatan aktif siswa. PKM ini bertujuan mengembangkan bahan ajar digital berbasis deep learning untuk memperkuat pembelajaran sejarah lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan agar guru memahami konsep deep learning serta mampu menerapkannya dalam pembelajaran yang mindful, meaningful, dan joyful. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang teknologi adaptif, kemampuan merancang proyek sejarah lokal berbasis aksi nyata, serta penyusunan e-book yang lebih interaktif dan relevan. Program ini berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah lokal di sekolah menengah dan menjadi model inovasi pembelajaran berbasis AI yang berkelanjutan.
The Implementation of Social Issue-Based Social Studies Learning: A Qualitative Case Study at SMP Negeri 2 Sungai Melayu Rayak Siswati; Siswandi; Karel Juniardi
Ilomata International Journal of Social Science Vol. 7 No. 3 (2026): July 2026
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijss.v7i3.2343

Abstract

This study examines the implementation of social issue-based Social Studies learning at SMP Negeri 2 Sungai Melayu Rayak in response to the limited contextualization of Social Studies instruction, which remains predominantly content-oriented despite curriculum reforms promoting student-centered learning. Previous studies have largely emphasized the theoretical importance of social issue-based learning, while empirical evidence regarding its classroom implementation in Indonesian junior secondary schools remains limited. Using a qualitative case study design, data were collected through in-depth interviews with teachers, school leaders, and students, alongside classroom observations and document analysis of lesson plans and instructional materials. The data were analyzed through data reduction, data display, and thematic conclusion drawing. The findings reveal that the integration of local social issues, including agrarian conflicts and environmental problems, was associated with enhanced instructional relevance and encouraged active student participation. Learning activities based on group discussion, case analysis, and reflective presentation were perceived to support students’ critical thinking, argumentation, and collaborative abilities. The study also found that the Kurikulum Merdeka framework provided pedagogical flexibility that enabled teachers to adapt learning materials to students’ social realities. This study contributes to the literature by demonstrating how social issue-based Social Studies learning can be operationalized in a local Indonesian school context to foster contextual critical awareness and civic responsibility among junior secondary students.