Stephen Iskandar
Universitas Kristen Maranatha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Literature Review: Perbedaan Pengambilan Keputusan Antara Individu Hoarding Disorder dan Obsessive-Compulsive Disorder Stephen Iskandar; Ester Fransiska Wijaya; Ardo Sanjaya; Julia Windi Gunadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v18i1.2719

Abstract

Hoarding Disorder (HD) adalah gangguan mental yang ditandai oleh perilaku menyimpan barang secara berlebihan dan kesulitan membuang barang yang dianggap tidak bernilai. Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) adalah suatu kondisi yang ditandai dengan obsesi dan kompulsi berulang yang mengganggu fungsi sehari-hari, termasuk dalam pengambilan keputusan. Keduanya melibatkan gangguan kognitif dalam proses memilih dan menimbang pilihan, meskipun dengan mekanisme yang berbeda. Studi pustaka ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan pola pengambilan keputusan antara individu dengan HD dan OCD. Metode pengumpulan data dan penulisan hasil literature review dilakukan dengan melakukan literature review yang dapat diakses melalui PubMed dengan menggunakan kata kunci “Hoarding Disorder”, “Obsessive-Compulsive Disorder”, dan “Decision Making”. Ditemukan sebanyak lima artikel yang memenuhi kriteria yang dianalisis dalam kajian ini. Kriteria dalam review literature ini meliputi literature yang diterbitkan dalam 10 tahun terakhir, akses teks lengkap baik dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia. Dari studi pustaka ini idapatkan meskipun OCD dan HD sama-sama menunjukkan penurunan efisiensi dalam pengambilan keputusan, keduanya melibatkan mekanisme yang berbeda secara neurokognitif dan perilaku. OCD ditandai oleh sensitivitas terhadap ketidakpastian dan ketidakkonsistenan dalam evaluasi pilihan, sedangkan HD mempertahankan strategi yang stabil namun rigid dan tidak adaptif. Temuan ini menegaskan pentingnya diferensiasi profil kognitif dalam desain intervensi yang tepat sasaran.