Workforce aging adalah kondisi meningkatnya proporsi tenaga kerja pada kelompok usia menengah hingga lanjut yang berdampak pada kebutuhan perencanaan sumber daya manusia dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workforce aging terhadap kebutuhan SDM berbasis proyeksi pergantian generasi pada PT Asuransi Ramayana Tbk periode 2023–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis distribusi usia, masa kerja, proyeksi pensiun, serta analisis regresi untuk melihat hubungan antar variabel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang disusun berdasarkan estimasi struktur tenaga kerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur usia karyawan didominasi oleh kelompok usia 31–50 tahun dengan proporsi signifikan pada usia mendekati pensiun. Proyeksi pensiun menunjukkan sekitar 25% karyawan akan memasuki masa pensiun dalam periode 2025–2027. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa usia karyawan dan potensi pensiun memiliki pengaruh signifikan terhadap kebutuhan SDM, sedangkan masa kerja turut memperkuat kecenderungan kebutuhan regenerasi tenaga kerja. Kondisi ini menunjukkan adanya risiko kekosongan tenaga kerja apabila tidak diimbangi dengan strategi perencanaan SDM yang tepat. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa workforce aging menjadi faktor utama yang mempengaruhi kebutuhan SDM pada perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan strategi rekrutmen, pengembangan kompetensi, serta transfer pengetahuan untuk menjaga keberlanjutan organisasi.