Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Silau Dunia Melalui Penanaman Apotek Hidup Meningkatan Kesehatan Masyarakat Adhitya Pradana Pakpahan; Adisty Garandina; Imelda; Eka Khairani Hasibuan
Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): GJPM - Januari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjpm.v4i1.2043

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan warga Desa Silau Dunia melalui penanaman apotek hidup sebagai upaya peningkatan kesehatan, pemanfaatan lahan pekarangan, serta penguatan kemandirian herbal masyarakat. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu survei, sosialisasi, dan demonstrasi penanaman tanaman obat. Pada tahap sosialisasi, masyarakat diberikan pemahaman mengenai manfaat, jenis, dan teknik budidaya tanaman herbal, sedangkan tahap demonstrasi dilakukan melalui praktik langsung penanaman bibit jahe, kunyit, kencur, lidah buaya, sereh, dan temulawak. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengikuti seluruh rangkaian program. Program ini berhasil meningkatkan literasi masyarakat mengenai tanaman obat, memberikan keterampilan budidaya herbal, serta mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai ruang hijau produktif. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kesehatan, lingkungan, dan potensi ekonomi rumah tangga di Desa Silau Dunia.
Implementasi Budidaya Maggot Berbasis Ekoteologi untuk Meningkatkan Kesadaran Ekologis dan Ekonomi Masyarakat Desa Paya Pinang Husna Sari Siregar; Muhammad Riski; An'Nisya Khairani; Siti Nurhidayah Harahap; Nadiah Salsabila; Adhitya Pradana Pakpahan; Hilyatun Fhinta Br Tamba; Aisyah Syakilah; Cindy Suciana; Muhammad Riszki Fadli
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Juli: Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v4i3.1624

Abstract

This study examines the effectiveness of community empowerment through ecotheology-based Black Soldier Fly (BSF) maggot cultivation for organic waste management in Paya Pinang Village. Through a qualitative approach utilizing field observation and technical assistance by UINSU 2026 KKN students, upgrading bioconversion facilities proved to significantly reduce household waste volume. The internalization of religious ethical values successfully fostered fundamental ecological awareness among residents, turning source-level waste sorting into a daily community habit. This biological processing of organic waste disrupts environmental pollution cycles and reduces disease vectors around residential areas. Beyond maintaining village cleanliness, harvesting protein-rich BSF larva biomass and kasgot fertilizer provided tangible economic impacts by reducing residents’ expenses for livestock feed and agricultural fertilizers. The implementation of this recycling system establishes a circular economy chain that independently strengthens rural economic resilience. Penelitian ini concludes that combining appropriate biotechnology with educational appeals based on religious values constitutes an effective strategy for achieving an environmentally friendly and sustainable waste-independent village.