Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Yoga Prenatal terhadap Tingkat Kecemasan dan Self-Efficacy Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III: Studi Kuasi-Eksperimental dengan Kelompok Kontrol Rahmi Mutia Ulfa; Dilla Kurnia
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 3 No 3 (2026): JKRI - Februari 2026
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan pada saat kehamilan merupakan masalah kesehatan mental yang umum terjadi dan bisa berdampak pada Ibu dan bayi. Self-efficacy pada persalinan berperan penting dalam kesiapan ibu menghadapi proses persalinan. Intervensi non-farmakologis seperti yoga prenatal berpotensi menurunkan kecemasan sekaligus meningkatkan self-efficacy. Menganalisis efektivitas yoga prenatal terhadap penurunan kecemasan dan peningkatan self-efficacy persalinan pada ibu hamil trimester III. Penelitian ini menerapkan rancangan kuasi eksperimental dengan pretest–posttest dan kelompok kontrol. Sampel berjumlah 104 ibu hamil trimester III (28–34 minggu), yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=52) dan kontrol (n=52). Kelompok intervensi mengikuti yoga prenatal selama 8 minggu (2 kali/minggu, 60 menit/sesi), sedangkan kelompok kontrol menerima edukasi antenatal standar. Kecemasan diukur menggunakan HADS-A/STAI dan self-efficacy menggunakan CBSEI. Analisis data menggunakan uji t, chi-square, dan ANCOVA. Terdapat penurunan signifikan tingkat kecemasan pada kelompok yoga dibandingkan kontrol (p<0,05) dengan ukuran efek besar (d=0,95). Self-efficacy persalinan meningkat signifikan pada kelompok intervensi (p<0,05; d=1,07). Perubahan yang terjadi juga memenuhi kriteria signifikansi klinis. Yoga prenatal efektif dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan self-efficacy persalinan pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini dapat diintegrasikan dalam pelayanan antenatal sebagai pendekatan promotif kesehatan mental maternal
Comparison Of Ginger Decoction And Fresh Lemon Juice In Reducing Emesis Gravidarum Among First-Trimester Pregnant Women Annisa Namirah Nasution; Yulia Fatma nasution Fatma nasution; Dilla Kurnia
JWHM : Journal of Women's Health and Midwifepreneurship Vol. 2 No. 2 (2026): JWHM
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Emesis gravidarum commonly affects women during the first trimester and may impair nutritional status and quality of life. Ginger and lemon are widely used as complementary therapies, although comparative evidence remains limited. Objective: To compare the effectiveness of standardized ginger decoction and fresh lemon juice in reducing emesis gravidarum. Methods: A quasi-experimental pretest-posttest two-group study was conducted among 30 first-trimester pregnant women at an independent midwifery practice in Medan, Indonesia. Participants received either ginger decoction (n = 15) or fresh lemon juice (n = 15) once daily for four consecutive days. Emesis severity was assessed using the Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE-24) questionnaire. Results: Both interventions significantly reduced PUQE scores (p < 0.001). The reduction was greater in the ginger group (5.60 points) than in the lemon group (3.87 points) (p < 0.001). Conclusion: Both therapies effectively reduced emesis gravidarum, with ginger decoction demonstrating superior clinical effectiveness and greater potential as a complementary therapy during early pregnancy.