Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KONSENTRASI ZPT DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT DURIAN Adit Latawa; Herman Nursaman; Ratih
Journal Agroecotech Indonesia (JAI) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mempelajari Pengaruh Konsentrasi ZPT dan Komposisi Media Tanam Terhadap Petumbuhan Tanaman Durian. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial dua faktor yang disusun berdasarkan rancangan acak kelompok. Faktor pertama adalah konsentrasi zat Pengatur Tumbuh Atonik yang terdiri dari 3 taraf yaitu: 2 ml/liter, 3 ml/liter, 4 ml/liter air. Faktor kedua adalah media tanam terdiri dari 3 taraf yaitu: tanah : sekam : pupuk kandang (1 : 1 : 1), (1 : 1 : 2) dan (1 : 2 : 2). Hasil penelitian menunjukan Konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik 4 ml/liter memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan bibit tanaman durian yaitu persentasi tumbuh, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, diameter batang, volume akar. Sedangkan media tanam (1 : 2 : 2) memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap pertumbuhan bibit tanaman durian yaitu pada presentasi tumbuh, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, diameter batang, volume akar, dan tidak terdapat interaksi antara Konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik dengan media tanam terhadap pertumbuhan bibit tanaman durian.
Pengembangan Ruang Terbuka Hijau pada Koridor Kanal Kota Makassar Dea Ekaputri Andraini; Ratih
Jurnal Kehutanan dan Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Program Studi Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ecoforest.v1i1.22

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di koridor tepi kanal di antara Jalan Rappocini Raya dan Jalan Banta-bantaeng Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penataan ruang terbuka hijau koridor kanal dengan harapan adanya peningkatan mutu lingkungan hidup perkotaan yang estetis, nyaman, asri, dan sehat. Keseluruhan perencanaan berdasarkan konsep dasar berwawasan lingkungan yang meliputi konsep tata ruang, konsep tata hijau, konsep fasilitas dan utilitas, serta konsep sirkulasi. Perancangan pada koridor hijau kanal meliputi desain hard material dan penataan soft material. Desain hard material dilakukan pada fasilitas berupa jembatan dan bak tanam, sedangkan pada utilitas berupa desain lampu untuk menambah penerangan tapak di malam hari. Penataan soft material dilakukan di sepanjang koridor kanal dan sisi tiap jembatan dengan harapan dapat tumbuh optimal dalam memenuhi fungsi dan estetikanya.