Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Saintifik Berbasis Tanaman Obat pada Pendidikan Anak Usia Dini di TK Khalifah 48 Kota Banda Aceh Dwi Putri Rejeki; Ria Ceriana; Ida Mukhlisa
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i2.175

Abstract

Latar Belakang: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap awal yang sangat menentukan dalam menunjang perkembangan anak, baik pada aspek fisik, kognitif, bahasa, sosial, maupun emosional. Namun demikian, pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber pembelajaran yang bersifat kontekstual, terutama penggunaan tanaman obat lokal, masih belum dimaksimalkan dalam praktik pembelajaran di satuan PAUD.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan pembelajaran saintifik berbasis tanaman obat di TK Khalifah 48 Kota Banda Aceh sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dan kemampuan kognitif anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan pembelajaran saintifik berbasis tanaman obat di TK Khalifah 48 Kota Banda Aceh sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dan kemampuan kognitif anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.Hasil: Kegiatan ini melibatkan dua orang guru dan lima belas peserta didik melalui observasi awal, demonstrasi penerapan pembelajaran saintifik, serta pemantauan pascapelatihan selama satu bulan. Pendekatan saintifik dilaksanakan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah dan mengaitkan data, serta mengomunikasikan hasil dengan memanfaatkan tanaman obat lokal seperti kunyit dan jahe. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran saintifik, yang tercermin dari peningkatan nilai pretest dan posttest dari 30% menjadi 95%. Seluruh guru (100%) mampu menyusun RPPH berbasis pendekatan saintifik dengan tema tanaman obat. Selain itu, anak-anak mengalami peningkatan kemampuan kognitif, rasa ingin tahu, dan keaktifan dalam proses pembelajaran berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Dengan demikian, penerapan pembelajaran saintifik berbasis tanaman obat terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran kontekstual yang mendukung Kurikulum Merdeka PAUD serta berpotensi diterapkan secara berkelanjutan dan direplikasi pada satuan PAUD lainnya.
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Gampong Surien Kecamatan Meuraxa Banda Aceh Rina Kurniaty; Rosa Mardiana; Lidyawati; Ria Ceriana; Dwi Putri Rejeki; Sasmiati Farach Dita; Fadli Syahputra
Jurnal Mitra Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 1 (2021): Oktober 2021
Publisher : Akademi Farmasi YPPM Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community dedication was expected to be able to increase the synergy between lecturers and the community in supporting productive Ramadan in Surien village, Meuraxa District, Banda Aceh. Through this service activity, it was expected that it would be able to foster a broader curiosity and made the community independent, creative and innovative in undergoing Ramadan, even though in the midst of increasing cases of COVID-19 in Indonesia and Banda Aceh in particular, by making efforts to generate Community Resilience by socializing the Utilization of Family Medicinal Plants (TOGA), so that the Surien village community was able to use plants and land at home. The implementation of this Community dedication program was carried out in several stages of implementation as follows: Preparation of service protocols, Initial survey of target locations and problems, Meetings with geuchik and village officials, Distributing masks, Socialization the use of Family Medicinal Plants (TOGA), Ramadhan Lectures, ends with Ramadan Donation and preparation of reports. Presentation of the counseling materials was conducted by lecturing using power point slide which contained an explanation of nine types of superior family medicinal plants, as well as by inviting the public to plant TOGA. Community dedication in Surien aimed to unite or to synergize the presence of lecturers with the Surien community in the implementation of Tri Dharma of Higher Education. The success of this community dedication was assessed from the number of participants (75%), the achievement of goals (80%), the achievement of material targets (80%) and the success of planting TOGA at home (80%). The conclusion of this community dedication was that TOGA counseling could increase people's knowledge and understanding of TOGA and the 9 plants that had been clinically tested.