Latar Belakang: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap awal yang sangat menentukan dalam menunjang perkembangan anak, baik pada aspek fisik, kognitif, bahasa, sosial, maupun emosional. Namun demikian, pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber pembelajaran yang bersifat kontekstual, terutama penggunaan tanaman obat lokal, masih belum dimaksimalkan dalam praktik pembelajaran di satuan PAUD.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan pembelajaran saintifik berbasis tanaman obat di TK Khalifah 48 Kota Banda Aceh sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dan kemampuan kognitif anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan pembelajaran saintifik berbasis tanaman obat di TK Khalifah 48 Kota Banda Aceh sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru dan kemampuan kognitif anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.Hasil: Kegiatan ini melibatkan dua orang guru dan lima belas peserta didik melalui observasi awal, demonstrasi penerapan pembelajaran saintifik, serta pemantauan pascapelatihan selama satu bulan. Pendekatan saintifik dilaksanakan melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengolah dan mengaitkan data, serta mengomunikasikan hasil dengan memanfaatkan tanaman obat lokal seperti kunyit dan jahe. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran saintifik, yang tercermin dari peningkatan nilai pretest dan posttest dari 30% menjadi 95%. Seluruh guru (100%) mampu menyusun RPPH berbasis pendekatan saintifik dengan tema tanaman obat. Selain itu, anak-anak mengalami peningkatan kemampuan kognitif, rasa ingin tahu, dan keaktifan dalam proses pembelajaran berdasarkan hasil observasi dan wawancara. Dengan demikian, penerapan pembelajaran saintifik berbasis tanaman obat terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran kontekstual yang mendukung Kurikulum Merdeka PAUD serta berpotensi diterapkan secara berkelanjutan dan direplikasi pada satuan PAUD lainnya.
Copyrights © 2025