Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran CTL Berbasis Kearifan Lokal Rumah Terapung Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Miftahurrahma; Jusman; Ferawati Fajar
Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains (JPFS) Vol 9 No 01 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52188/jpfs.v9i01.1906

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui : 1) efektivitas penggunaan model  pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar peserta didik pada materi prinsip archimedes di MTs DDI Walimpong, 2) efektivitas penggunaan model  pembelajaran contextual teaching learning berbasis kearifan lokal ‘’rumah terapung’’ terhadap hasil belajar peserta didik pada materi prinsip archimedes di MTs DDI Walimpong, 3) efektivitas hasil belajar yang signifikan antara peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional dan peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran contextual teaching learning berbasis kearifan lokal “Rumah Terapung” pada materi prinsip archimedes di MTs DDI Walimpong. Jenis penelitian ini adalah kuasi-eksperimen dengan desain The Matching Only Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IX.A (kelas eksperimen) dan IX.B (kelas kontrol). Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis inferensial, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 52,21% (kurang efektif), sedangkan pembelajaran Contextual Teaching Learning memperoleh rata-rata N-Gain sebesar 73,51% (cukup efektif). Uji hipotesis menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil belajar kedua kelompok dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, model Contextual Teaching Learning lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional. Penggunaan model Contextual Teaching Learning berbasis kearifan lokal meningkatkan hasil belajar peserta didik dan menuntut guru kreatif mengintegrasikan pembelajaran kontekstual.
SoulNurture Hub: Inovasi Konsultasi Spiritual untuk Menjawab Krisis Eksistensial Generasi Muda dengan Pendekatan Perenialisme Seyyed Hossein Nasr Jusman; Andi Ulfa Wulandari
Khidmatussifa: Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 2 (2025): KHIDMATUSSIFA : JOURNAL OF ISLAMIC STUDIES
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/khidmatussifa.v4i2.379

Abstract

Krisis eksistensial pada dewasa muda, muncul sebagai pergolakan batin mendalam akibat kebingungan makna hidup, identitas, dan tujuan eksistensi di tengah tekanan modern yang menyebabkan keterputusan spiritual, sebagaimana diamati melalui observasi dan wawancara mendalam dengan beberapa mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Filsafat di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Penelitian kualitatif ini menggunakan studi literatur komprehensif terhadap pemikiran filsafat perennial Seyyed Hossein Nasr, yang mendiagnosis krisis tersebut sebagai amnesia spiritual akibat dominasi rasio modern tanpa intelek ilahi, serta menawarkan solusi melalui pemulihan kesadaran sufisme dan kearifan tradisional Islam untuk mengembalikan harmoni manusia, alam dan Tuhan. Hasilnya merumuskan model praktis "SoulNurture Hub", pusat konsultasi spiritual berbasis Digital dan tatap muka yang dipandu dosen dan ulama, dengan kartu pertanyaan reflektif untuk menggali isu eksistensial diikuti mentoring, sehingga menjembatani teori filosofis dengan aplikasi nyata guna membantu generasi muda menemukan makna hidup secara holistik.