Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Terhadap Lintasan Jalur Kritis Pada Produksi Rubber Keypad dengan Precedence Diagram Method Di PT. XYZ Ewaldo Jales Edinov; Saufik Luthfianto
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study focuses on PT. XYZ, specifically examining critical path analysis in the rubber keypad manufacturing process. The urgency of the issue lies in the importance of understanding and managing the critical path. The study method begins with a field study to collect cycle time data and precedent relationships through direct observation, which are then visualized in an Operational Process Map. Core analysis is performed by determining the critical path using the Precedence Diagram Method (PDM) through manual calculations of time and float parameters. For validation and visualization, the calculation results are compared with simulations using Microsoft Project software. The results of this study showed that 60% of the production process was a critical path with 0 slack, so the company needed intensive supervision because small errors could have a wide impact on other work stations.
Relayout Fasilitas Menggunakan Mixed Integer Linear Programming untuk Memenuhi Standar GMP PT. ABC Ewaldo Jales Edinov; Saufik Luthfianto; Tofik Hidayat
Jurnal Teknik Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal Teknik Indonesia
Publisher : Publica Scientific Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58860/jti.v5i4.930

Abstract

Perancangan tata letak fasilitas (facility layout) merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen operasi yang berpengaruh terhadap kelancaran aliran material dan efisiensi sistem produksi. Tata letak fasilitas yang kurang optimal pada PT. ABC menyebabkan inefisiensi perpindahan material dan resiko kontaminasi silang yang melanggar standar good manufacturing practices. Penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak fasilitas produksi menggunakan metode mixed integer linear programming untuk meminimalkan total momen perpindahan sekaligus memenuhi standar keamanan pangan. Kondisi eksisting menunjukkan adanya backtracking sepanjang 19 meter pada total lintasan 87 meter yang memicu peningkatan momen perpindahan material dan tingginya potensi paparan bakteri. Ketidakpastian permintaan pasar diakomodasi melalui perhitungan expected flow yang menghasilkan 754,5 ritasi/bulan. Hasil penelitian berhasil memangkas jarak fisik lintasan sepanjang 34,85 meter, merepresentasikan peningkatan efisiensi sebesar 59,94% dengan total momen perpindahan yang direduksi dari 65.641,5 menjadi 43.346,03 menghasilkan efisiensi beban operasional sebesar 33,97% model mixed integer linear programming terbukti menyelesaikan permasalahan teknis tata ruang industry sekaligus menjamin kepatuhan regulasi kebersihan pabrik pangan.