Yudhi Yanuar Fiqri
IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Manajemen Syariah Dan Manajemen Konvensional: Analisis Konseptual Yudhi Yanuar Fiqri
Al - A'mal Vol 5 No 2 (2025): Al-Amal: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54459/al-amal.v5i2.1191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan konseptual antara manajemen syariah dan manajemen konvensional melalui pendekatan deskripti analisis berbasis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan mendasar antara kedua sistem manajemen terletak pada landasan filosofis, nilai etika, tujuan organisasi, serta struktur operasional. Manajemen konvensional menekankan rasionalitas, efisiensi, dan pencapaian keuntungan, sementara manajemen syariah berlandaskan nilai tauhid, keadilan, maslahah, serta etika transedental. Penelitian ini menegaskan bahwa paradigma manajemen syariah menawarkan kerangka pengambilan keputusan yang lebih holistik dan berorientasi keberkahan, sehingga menjadi alternatif penting bagi praktik manajemen modern.
Sosialisasi Manajemen Efisien Dalam Mendukung Keberlanjutan UMKM Yudhi Yanuar Fiqri
Al - A'mal Vol 5 No 2 (2025): Al-Amal: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI An-Nadwah Kuala Tungkal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah kegiatan usaha produktif yang dimiliki dan dikelola oleh perorangan atau badan usaha perorangan dengan skala usaha tertentu, yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja serta pemerataan pendapatan masyarakat. Permasalahan utama yang sering dihadapi oleh UMKM meliputi lemahnya pengelolaan usaha, rendahnya efisiensi penggunaan sumber daya, serta keterbatasan pemahaman manajerial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi dan diskusi interaktif yang membahas konsep manajemen dasar manajemen efisien, pengelolaan waktu, biaya dan sumber daya usaha secara optimal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pentingnya manajemen efisien sebagai strategi mempertahankan dan mengambangkan usaha secara berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk menerapkan prinsip manajemen efisien dalam aktivitas usahanya guna meningkatkan daya saing dan keberlangsungan UMKM.