Santi Sri Nengsih Sihombing
STIKes Mitra Husada Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Kader dalam Pendampingan Ibu Menyusui Melalui Inovasi FOxy Oil dan Stimulasi Oksitosin di Desa Bangun Rejo Kabupaten Deli Serdang Marta Armita Silaban Silaban; Dessy Ratna Sari; Eva Dona Sinaga; Mutia Pratiwi; Santi Sri Nengsih Sihombing
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/v2d3mr97

Abstract

Masa nifas dan menyusui merupakan periode krusial pasca-kehamilan yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ibu menyusui di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang sering mengalami kegagalan pemberian ASI eksklusif akibat stres kerja sebagai buruh yang menghambat refleks oksitosin, kelelahan fisik, serta masih kuatnya praktik pemberian makanan pra-lakteal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader serta keluarga dalam manajemen laktasi melalui stimulasi oksitosin dan penggunaan inovasi FOxy Oil berbasis minyak esensial adas (Foeniculum vulgare). Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi urgensi ASI eksklusif, edukasi literasi kesehatan, pelatihan teknis Training of Trainers kepada kader, penerapan teknologi distilasi minyak adas, pendampingan keluarga secara door-to-door, serta evaluasi pre-test dan post-test. Target luaran adalah peningkatan pengetahuan kader dan keluarga sebesar lebih dari 80%, serta peningkatan volume produksi ASI pada ibu menyusui yang menggunakan FOxy Oil. Program ini mendukung pencapaian SDGs Tujuan 3 (Kehidupan Sehat) dan visi Indonesia Emas 2045 melalui percepatan penurunan angka stunting di tingkat akar rumput. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program terlaksana dengan baik, sebanyak 35 orang ibu menyusui berhasil mengalami peningkatan produksi ASI melalui pijat oksitosin, tingkat partisipasi masyarakat mencapai 100% dari target yang ditetapkan, serta mitra dan masyarakat memberikan respons positif terhadap program ini.