Muhammad Baraa Alfarishi Maulana
Politeknik Negeri Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Mesin Chomix Portable Multifungsi untuk Pengolahan Pakan Ternak Lokal Kelompok Tani Sidomulyo Fauzi Ibrahim; Agus Apriyanto; Alexander Sembiring; Hendri Gustian; Muhammad Ridwan; Muhammad Baraa Alfarishi Maulana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/70qswh25

Abstract

Pekon Mataram, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu memiliki limbah dan hijauan pertanian yang potensial sebagai pakan ternak, tetapi pencacahan manual membutuhkan waktu dan tenaga besar serta menghasilkan ukuran cacahan yang tidak seragam. Kegiatan ini bertujuan menerapkan mesin Chomix Portable dua jalur, meningkatkan kompetensi teknis anggota Kelompok Tani Sidomulyo, dan memperkuat pengelolaan pakan berbasis sumber daya lokal. Pelaksanaan melibatkan 20 peserta melalui identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik pengoperasian, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi menggunakan tes pengetahuan sebanyak 15 butir, observasi enam indikator kompetensi operator, dan uji kinerja pencacahan 20 kg bahan. Rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 56,7 menjadi 86,3. Waktu pencacahan 20 kg bahan berkurang dari 28,4 menit secara manual menjadi 5,2 menit menggunakan mesin atau sebesar 81,7%, sedangkan kapasitas kerja meningkat dari 42,3 menjadi 230,8 kg/jam. Sebanyak 18 dari 20 peserta (90%) memenuhi seluruh indikator kompetensi. Mesin berhasil mengolah enam jenis bahan lokal, dan kelompok telah menerapkan satu format pencatatan serta menetapkan satu operator utama dan dua operator cadangan. Keberhasilan adopsi didukung oleh kesesuaian fungsi dua jalur dengan karakter bahan lokal dan praktik langsung, sedangkan variasi kadar air, kekerasan bahan, pengaturan laju pemasukan, serta disiplin perawatan menjadi kendala utama. Penerapan teknologi meningkatkan efisiensi penyiapan pakan dan mendorong pemanfaatan limbah pertanian secara lebih teratur