Jamilatun Nafi'ah
Universitas Al-Falah As-Sunniyyah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI LINGKUNGAN PADA KERANGKA EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT (ESD) MELALUI PEMBELAJARAN IPAS DI SDN KARANGSEMANDING 02 Zahrotun Nisa'; Jamilatun Nafi'ah
EDUPEDIA Vol 10 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v10i1.3637

Abstract

This study aims to comprehensively describe the planning, implementation process, and evaluation of learning that integrates environmental values within the framework of Education for Sustainable Development (ESD) in the IPAS subject. The focus of this research is the integration of sustainability values, with the participants consisting of two fourth-grade teachers and fourth-grade students at SDN Karangsemanding 02. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through participant observation, semi-structured interviews, and document analysis of teaching modules. The data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the implementation of environmental values within the ESD framework was implicitly integrated through the adaptation of teaching modules to local conditions and contextual project-based activities, such as waste sorting and recycling. The study identified three prominent environmental pillars of ESD: environmentally responsible behavior, ecological awareness, and environmental conservation, with the highest indicators observed during the implementation and evaluation stages. The simplified deep learning approach applied in this study proved effective in gradually facilitating the internalization of values, in line with Vygotsky’s theory. In conclusion, the integration of environmental values through the ESD framework contributes to the development of students’ sustainability-oriented character through contextual learning that is relevant to the school’s environmental conditions.
Pengaruh Kompetensi Profesional Guru terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pendidikan Pancasila Abdul Adim; Jamilatun Nafi'ah
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 2 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i2.7800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi profesional guru, terutama dalam mata pelajaran yang menanamkan nilai kebangsaan seperti Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Madrasah Ibtidaiyah Irsyadun Nasyi’in. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas Madrasah Ibtidaiyah yang mengikuti pembelajaran Pendidikan Pancasila. Data dikumpulkan dengan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Guru dengan penguasaan materi yang baik, kemampuan merancang strategi pembelajaran, serta keterampilan dalam mengelola kelas dan memanfaatkan media pembelajaran mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif. Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan pemahaman, keterlibatan, dan capaian akademik siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi profesional guru untuk mendukung keberhasilan proses pembelajaran sekaligus memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila sejak dini. Dengan demikian, pengembangan kompetensi profesional guru menjadi faktor kunci dalam mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat.