Nia Jusniani
Indonesia Open University

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruah Self-Confidence terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis pada Mahasiswa Pendidikan Matematika Nia Jusniani; Ardi Dwi Susandi; Muhammad Tusaldi Junian Satrio; Dendi Setiadi
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika serta rendahnya perhatian terhadap faktor-faktor afektif, seperti self-confidence, yang mungkin turut memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-confidence terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Permasalahan yang mendasari penelitian ini adalah belum optimalnya kemampuan komunikasi matematis mahasiswa, yang diduga berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan ide-ide matematika secara lisan maupun tulisan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan statistik deskriptif dan inferensial. Pengujian hubungan antara variabel dilakukan melalui regresi linear sederhana. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 86 mahasiswa pendidikan matematika Universitas Suryakancana. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah self-confidence, sedangkan variabel terikatnya adalah kemampuan komunikasi matematis. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi angket self-confidence dengan 25 butir pernyataan dan tes kemampuan komunikasi matematis berupa 3 soal uraian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara self-confidence terhadap kemampuan komunikasi matematis, dengan nilai signifikansi sebesar 0,019 yang lebih kecil dari batas signifikansi 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa self-confidence berperan dalam membentuk kemampuan mahasiswa dalam mengkomunikasikan ide matematis secara lebih efektif. Oleh karena itu, penguatan rasa percaya diri mahasiswa dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas komunikasi matematis dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya aspek afektif dalam pendidikan matematika dan mendorong pengembangan strategi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga memperhatikan pengembangan karakter dan keyakinan diri mahasiswa.
PENERAPAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION BERBANTUAN MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Nia Jusniani; Erma Monariska; Tepati Hak Kewajiban
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/apy2yp52

Abstract

Literasi matematis merupakan kompetensi fundamental yang menentukan kualitas pembelajaran matematika pada jenjang sekolah dasar. Namun, hasil studi internasional seperti PISA 2022 menunjukkan bahwa capaian literasi matematis siswa Indonesia masih berada di bawah rata-rata negara OECD, yakni pada peringkat 68 dari 81 negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media manipulatif dalam meningkatkan literasi matematis siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pretest-posttest control group design yang melibatkan 64 siswa kelas V SD di Kabupaten Bogor yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes literasi matematis berbasis indikator PISA yang mencakup komponen merumuskan, menerapkan, dan menafsirkan matematis. Hasil analisis menunjukkan peningkatan literasi matematis yang signifikan pada kelompok eksperimen dengan nilai N-Gain sebesar 0,65 (kategori sedang-tinggi) dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,29. Uji Mann-Whitney menghasilkan nilai p = 0,001 (p < 0,05) yang mengkonfirmasi perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kontekstualisasi masalah matematika melalui situasi nyata dalam RME berbantuan media manipulatif secara efektif mendorong kemampuan berpikir matematis siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap penerapan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media manipulatif dalam pembelajaran matematika sekolah dasar, khususnya dalam upaya meningkatkan literasi matematis siswa.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS STEAM UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR Nia Jusniani; Erwan Setiawan; Andayani Andayani
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/haz8h318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran matematika berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) terhadap peningkatan pemahaman matematis siswa sekolah dasar. Rendahnya pemahaman matematis siswa SD Indonesia yang tercermin dari hasil PISA 2022 dan Asesmen Nasional 2023 menjadi latar belakang utama penelitian ini. Pendekatan STEAM dipilih karena kemampuannya mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dalam pengalaman belajar yang holistik, autentik, dan bermakna. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design yang melibatkan 60 siswa kelas V SDN Gayam Cianjur, yang terbagi dalam kelompok eksperimen (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Instrumen penelitian berupa tes pemahaman matematis berjenjang yang dikembangkan berdasarkan tujuh indikator kemampuan pemahaman konsep. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test dan uji effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pembelajaran berbasis STEAM terhadap pemahaman matematis siswa SD (t=7,14; p<0,001; d=1,31), dengan kategori efek sangat besar. Nilai N-Gain kelompok eksperimen (0,72) secara substantif lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (0,33). Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan dan pengujian empiris model STEAM yang dirancang khusus untuk konteks kurikulum matematika SD dengan integrasi konteks kehidupan nyata. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan STEAM merupakan alternatif pembelajaran matematika yang terbukti efektif dan relevan untuk jenjang SD.