Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pembudidayaan dan Pemasaran Kakao di Desa Tamalea, Kabupaten Mamuju Hamzar Hamzar; Aulia Rusdi; Putri Aisya; Melki Melki; Subhan Subhan; Sunarto Sunarto; Ahmed Absi; Abdurrahman Faris Indriya Himawan
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.545

Abstract

Sosialisasi pembudidayaan dan pemasaran kakao ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani kakao dalam pembudidayaan dan pemasaran kakao dan mengetahui respon warga terkait kegiatan ini, harapan dan saranya. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Tamalea, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Indonesia. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh permintaan warga karena kurangnya kemampuan dalam pembudidayaan kakao seperti pencangkokan sambung batang, pencangkokan sambung pucuk, pemupukan, pembasmian jamur dan hama, pemangkasan dan pemasaran. Pengabdian ini menggunakan metode kualitatif dengan jumlah populasi sekitar 487 dan jumlah sampelnya 11. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, pelatihan, wawancara dan dokumentasi dan teknik analis data menggunakan deskripsi, transkripsi, reduksi, presentasi, verifikasi dan kesimpulan. Teknik validasi data menggunakan triangulasi sumber. Metode kegiatan ini menggunakan teknik pelatihan (pemaparan materi, praktek dan tanya jawab) dan teknik wawancara. Hasil pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga dalam pencangkokan sambung batang, pencangkokan sambung pucuk, pemupukan, penyemprotan fungisida dan insektisida, pemangkasan dan pemasaran. Dari semua materi yang ingin diketahui oleh peserta sudah terjawab setelah mengikuti pelatihan. Seluruh peserta suka kegiatan ini dan mereka berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan terus minimal sekali setahun oleh mahasiswa dan dosen berkerjasama dengan dinas pertanian dan dinas perkebunan. Mahasiswa dan dosen dari Universitas Muhammadiyah Mamuju berperan untuk mempertemukan warga dengan mengundang warga dan pemateri, pemeteri dari Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan Kabupaten Mamuju memberikan materi dan pendampingan lapangan. Selain itu, mereka juga menyarankan kepada pemerintah agar mereka diberikan bantuan pupuk dan peralatan pembudidayaan kakao dengan cepat.
PENINGKATAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN TEKNIK DAFTAR KATA DAN MEWARNAI GAMBAR DENGAN GAMBAR AI DI SD INPRES TALONDO 1 Hamzar Hamzar; Muhammad Ardiansyah; Aulia Tiara Cahyani; Matriadi Matriadi; Ahmed Absi; Abdurrahman Faris Indriya Himawan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3239

Abstract

This Community Service Journal is underlain by the obstacles faced by students (lack of motivation to learn English, lack of awareness of the momentousness of English, and poor vocabulary skills) and teachers (limited teaching materials, textbooks submitted to the Ministry not matching those received, lack of English teaching techniques, and inability to create teaching materials using AI) at Talondo 1 Elementary School, Tamalea Village, Bonehau Subdistrict, Mamuju Regency, West Sulawesi Province, Indonesia. This activity aims to elevate students' English vocabulary and determine their response to English vocabulary training using vocabulary lists and colouring pictures with AI images. The methods were mixed methods with an experimental and descriptive approach. The populations were 41 people, and the samples were 10 people. The sample collection technique employed purposive random sampling. The data collection techniques utilised observation, pre-tests, post-tests, and interviews. The activity was carried out over 2 meetings. The activity method used pre-tests, training, post-tests, and interviews. The results of this study pointed out that learning English vocabulary using vocabulary lists and colouring pictures with AI images ameliorated students' English vocabulary. When comparing the pre-test results (28.51) with the post-test results (50.76), it can be deduced that the students' vocabulary enhanced significantly, even though the training only lasted for two sessions. Students were also very delighted with the combination of the vocabulary list technique and the colouring technique with AI images. It is hoped that this vocabulary teaching technique can be applied as a reference for teachers to teach and advance students' vocabulary.