This Author published in this journals
All Journal Composite
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Dosis EM4 pada Fermentasi Anaerob Fakultatif Daun Tebu Kering terhadap Fraksi Serat Ammara Bratandari; Atun Budiman; Iman Hernaman
COMPOSITE : Jurnal Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 2 (2026): Juli
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun tebu kering merupakan limbah pertanian yang melimpah, namun pemanfaatannya sebagai pakan ruminansia terbatas oleh tingginya kandungan serat, terutama lignin, yang menghambat kecernaan. Fermentasi anaerob fakultatif menggunakan bioaktivator EM4 berpotensi menurunkan fraksi serat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dosis EM4 pada fermentasi anaerob fakultatif daun tebu kering terhadap kandungan fraksi serat, serta menentukan dosis EM4 yang paling efektif dalam menurunkannya. Penelitian menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap yang terdiri atas empat taraf dosis EM4 (0, 1, 2, dan 3 mL) dengan lima ulangan. Daun tebu kering dicampur dedak padi (10%) dan molases (3%), kemudian difermentasi secara anaerob fakultatif selama 21 hari. Data dianalisis menggunakan analisis ragam, dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Peubah yang diamati meliputi kandungan neutral detergent fiber, acid detergent fiber, selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis EM4 berpengaruh nyata (P?0,05) dalam menurunkan kandungan neutral detergent fiber, acid detergent fiber, dan selulosa, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kandungan hemiselulosa dan lignin. Dosis EM4 sebanyak 1 mL per kilogram bahan fermentasi telah memberikan penurunan yang setara dengan dosis yang lebih tinggi, sehingga dosis tersebut merupakan dosis yang paling efektif digunakan dalam fermentasi anaerob fakultatif daun tebu kering Kata-kata kunci: daun tebu kering, EM4, fermentasi anaerob fakultatif, fraksi serat