Eira Kishi Febila Saragih
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Orientalis Terhadap Al-Qur’an: Alih Bahasa Karakteristik Metodologis Dan Pengaruhnya Dalam Studi Islam Eira Kishi Febila Saragih; Esha Daffa Fatansyach; Reka Suri; Sulidar
Al-Qolamuna: Journal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2026): Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/5tb1ds30

Abstract

Orientalist studies of the Qur’an constitute an important part of the history of Islamic studies in the West. Orientalist attention has not been limited to the content of the Qur’an alone, but has also focused on issues of translation, methodological approaches, and their impact on the development of modern Islamic studies. This article aims to critically analyze orientalist studies of the Qur’an by emphasizing three main aspects: the translation of the Qur’an into Western languages, the methodological characteristics employed by Orientalists, and the influence of these studies on Islamic scholarship, both in the Western academy and in the Muslim world. This research employs a qualitative method based on library research using a descriptive-analytical approach. The findings indicate that although Orientalism has made certain academic contributions, its studies are often shaped by epistemological assumptions that differ from the Islamic scholarly tradition, thus necessitating a critical and selective stance on the part of Muslim scholars.   Abstrak Kajian orientalis terhadap Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam sejarah studi Islam di Barat. Perhatian orientalis tidak hanya tertuju pada isi Al-Qur’an, tetapi juga pada aspek alih bahasa (penerjemahan), metodologi kajian, serta dampaknya terhadap perkembangan studi Islam modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis kajian orientalis terhadap Al-Qur’an dengan menitikberatkan pada tiga aspek utama: penerjemahan Al-Qur’an ke dalam bahasa Barat, karakteristik metodologis yang digunakan para orientalis, serta pengaruh kajian tersebut dalam studi Islam, baik di Barat maupun di dunia Muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun orientalisme memberikan kontribusi akademik tertentu, kajiannya kerap dipengaruhi oleh asumsi epistemologis yang berbeda dengan tradisi keilmuan Islam, sehingga menuntut sikap kritis dan selektif dari sarjana Muslim.
Pelayanan Umroh sebagai Praktik Ibadah dan Dakwah: Pengalaman Magang Mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Abdurrahman Nasution; Dwi Ariska Meldiana; Eira Kishi Febila Saragih; Indri Anjani; Juliana Syarah Padang; Liwardha Simangunsong
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/t188bq90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Travel Umroh Safa PT Nisa Risky Johor. Kegiatan magang dilakukan sebagai upaya mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktik di bidang pelayanan keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, partisipasi aktif, dan studi dokumentasi selama kegiatan magang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan magang memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa dalam memahami manajemen pelayanan umroh, meliputi pengelolaan administrasi jamaah, pelayanan perjalanan ibadah, persiapan manasik, serta bimbingan keagamaan. Pelayanan umroh juga mencerminkan nilai-nilai Islam seperti ibadah, dakwah, amanah, dan tanggung jawab sosial. Selain itu, kegiatan magang berdampak positif terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesional. Dengan demikian, magang di travel umroh memiliki relevansi yang kuat dengan keilmuan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Qur’ani dalam pelayanan keagamaan masyarakat.