Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Wireframe Sistem Informasi Administrasi Desa Berbasis Web Mobile-Friendly Menggunakan Platform No-Code/Low-Code Rivalri Kristianto Hondro; Alwin Fau; Frinto Tambunan
Informatics Vol. 2 No. 01 (2026): January
Publisher : Armari Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63215/Informatics.v2i1.53

Abstract

Administrasi desa masih sering dilakukan secara manual atau menggunakan sistem yang terpisah, sehingga memicu duplikasi data, keterlambatan layanan, dan kesulitan pelacakan dokumen. Selain itu, kebutuhan akses layanan melalui perangkat seluler semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan merancang wireframe sistem informasi administrasi desa berbasis web yang mobile-friendly dengan memanfaatkan platform no-code/low-code agar pengembangan lebih cepat, mudah dipelihara, dan adaptif. Metode penelitian meliputi identifikasi kebutuhan pengguna melalui observasi dan wawancara singkat perangkat desa serta warga, perumusan kebutuhan fungsional dan nonfungsional, pemetaan alur layanan, dan perancangan wireframe dengan pendekatan mobile-first. Rancangan kemudian divalidasi melalui walkthrough dan umpan balik iteratif pengguna untuk memperbaiki navigasi, struktur informasi, dan konsistensi komponen. Hasil penelitian berupa wireframe modul inti meliputi manajemen data penduduk, pengajuan layanan/surat, pelacakan status, arsip digital, notifikasi, dashboard perangkat desa, serta pembagian hak akses berbasis peran (admin/operator/kepala desa/warga). Validasi awal menunjukkan alur layanan lebih mudah dipahami dan potensi kesalahan input menurun melalui template dan validasi form. Kesimpulannya, wireframe yang dirancang menjadi dasar implementasi efektif pada platform no-code/low-code serta mengurangi risiko perubahan besar saat pengembangan; tahap lanjut disarankan berupa prototipe interaktif dan uji usability kuantitatif.
IDENTIFIKASI STRES KEKERINGAN PADA TANAMAN PADI BERBASIS ANALISIS SPEKTRAL CITRA MULTISPEKTRAL MENGGUNAKAN U-NET SEGMENTATION Alwin Fau; Firman Edi; Dedek Indra Gunawan Hts; Rivalry Kristianto Hondro
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4190

Abstract

Abstract: Global climate change has increased the frequency and intensity of droughts that threaten national food security, particularly in rice agriculture sector. This research develops a system for identifying drought stress in rice plants using spectral analysis of multispectral images based on U-Net segmentation. The research methodology includes collecting multispectral images from rice fields, radiometric preprocessing and atmospheric correction, vegetation area segmentation using U-Net architecture, spectral feature extraction through vegetation index calculation (NDVI, NDWI, SAVI), and drought stress level classification. The U-Net architecture is trained to separate rice plant areas from the background with high accuracy, then analyzes the spectral response of plants to water deficiency. Research results show that the system can identify four levels of drought stress (normal, mild, moderate, severe) with an accuracy rate of 87.5%. The output is a spatial map of drought stress distribution that can be used as a basis for decision-making in irrigation management. This system provides significant contributions to precision agriculture and climate change adaptation in supporting sustainable food security. Keyword: Drought Stress, Rice Plants, Spectral Analysis, Multispectral Imagery, U-Net Segmentation Abstrak: Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas kekeringan yang mengancam ketahanan pangan nasional, khususnya pada sektor pertanian padi. Penelitian ini mengembangkan sistem identifikasi stres kekeringan pada tanaman padi menggunakan analisis spektral citra multispektral berbasis segmentasi U-Net. Metodologi penelitian meliputi pengumpulan citra multispektral dari ladang padi, preprocessing radiometrik dan koreksi atmosferik, segmentasi area vegetasi menggunakan arsitektur U-Net, ekstraksi fitur spektral melalui perhitungan indeks vegetasi (NDVI, NDWI, SAVI), serta klasifikasi tingkat stres kekeringan. Arsitektur U-Net dilatih untuk memisahkan area tanaman padi dari latar belakang dengan akurasi tinggi, kemudian menganalisis respon spektral tanaman terhadap kekurangan air. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu mengidentifikasi empat tingkat stres kekeringan (normal, ringan, sedang, berat) dengan tingkat akurasi 87,5%. Output berupa peta spasial distribusi stres kekeringan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam manajemen irigasi. Sistem ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pertanian presisi dan adaptasi terhadap perubahan iklim dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan. Kata kunci: Stres Kekeringan, Tanaman Padi, Analisis Spektral, Citra Multispektral, U-Net Segmentation