Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Oli Hyundai Dalam Mengatasi Resistensi Kultural Di Republik Ceko Dan Slovakia Tahun 2023 Holil Pajri; Hidayat Hidayat; Sandi Dedi Mulyadi; Cep Agni4,p Agni; Budiman Budiman; Septianis Afifah
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-MARET
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d4c4c989

Abstract

Penelitian ini menguji dinamika ekspansi multinasional Hyundai Motor Group (HMG) ke pasar otomotif Eropa Timur pada tahun 2023, menggunakan lensa Dunning’s Eclectic Paradigm (OLI Framework) yang diperluas dengan analisis resistensi kultural. Meskipun kerangka OLI secara efektif menjelaskan insentif dasar bagi Investasi Luar Negeri Langsung (FDI), studi ini berargumen bahwa efektivitas penerjemahan Keunggulan OLI tersebut sangat bergantung pada interaksi dengan preferensi dan resistensi kultural lokal. Secara metodologis, penelitian ini mengadopsi pendekatan studi kasus tunggal kualitatif-deskriptif dengan fokus pada operasi HMG di Republik Ceko dan Slovakia, didukung oleh analisis data penjualan, laporan industri, dan studi persepsi konsumen sepanjang tahun 2023. Temuan utama menunjukkan bahwa Keunggulan Kepemilikan (O) HMG – khususnya dalam teknologi EV dan value proposition – awalnya menghadapi skeptisisme merek. Resistensi ini secara signifikan dimoderasi oleh Fenomena 'K-Auto' yang merupakan spillover dari Korean Wave. Peningkatan soft power Korea Selatan mengubah persepsi konsumen, mentransformasikan merek HMG menjadi simbol desain modern dan inovasi global. Kesimpulannya, studi ini memperluas OLI Framework dengan menempatkan dimensi kultural sebagai variabel penting dalam Keunggulan Lokasi (L) yang harus diinternalisasi (I) agar FDI dapat berhasil.    
Strategi Glokalisasi Mcdonald’s Indonesia Sebagai Perusahaan Transnasional (TNC) Dalam Adaptasi Menu Lokal Periode 2023-2025 Akwal Waffi Kariswan; Maulana Fasha Aralea; Sekar Rahayu; Syifa Nindia Destiany; Septianis Afifah
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 2 (2025): December: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/n1v1mb34

Abstract

The glocalization strategy is a crucial factor for transnational corporations adapting to markets with strong cultural characteristics, such as Indonesia. The public's preference for spicy food, rice consumption, and the use of distinctive spices has prompted McDonald's to adapt its menu, including products like Ayam Spicy, Nasi Uduk McD, Sambal Korek, and various pies with local flavors. This article uses a qualitative, literature-based method to analyze data from scientific journals, previous research, media reports, and company documents. This approach helps illustrate how McDonald's integrates its global identity with local cultural elements to increase consumer acceptance. This research demonstrates that menu adaptations serve not solely as a commercial strategy but also as a form of business diplomacy that strengthens McDonald's social legitimacy as a transnational corporation and reduces cultural resistance to global products. Thus, this study confirms that glocalization is a crucial mechanism in global-local dynamics, particularly in the fast food industry, which relies heavily on sensitivity to public tastes.