Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet Pacu Jalur Samurai Jopang Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kondisi fisik sebagai salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan atlet dalam mencapai prestasi pada olahraga pacu jalur. Berdasarkan hasil observasi, masih ditemukan atlet yang mengalami penurunan performa saat latihan dan pertandingan, seperti menurunnya kekuatan saat mendayung, kurangnya daya tahan dalam mempertahankan irama kayuhan, serta belum optimalnya kemampuan fisik pada beberapa komponen biomotor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Instrumen yang digunakan meliputi tes push up untuk mengukur kekuatan otot lengan, sit up untuk mengukur kekuatan otot perut, sit and reach untuk mengukur kelentukan, serta tes mendayung jalur untuk mengukur kekuatan dan daya tahan mendayung. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 30 orang atlet Pacu Jalur Samurai Jopang dengan menggunakan teknik total sampling. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata, distribusi frekuensi, dan persentase berdasarkan norma penilaian kondisi fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 19 atlet (63,33%) berada pada kategori sedang, 11 atlet (36,67%) berada pada kategori kurang, sedangkan tidak terdapat atlet yang berada pada kategori baik sekali, baik, maupun kurang sekali. Nilai rata-rata kondisi fisik atlet sebesar 14,00, yang berada pada interval 14–17 sehingga termasuk dalam kategori sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi fisik atlet Pacu Jalur Samurai Jopang masih perlu ditingkatkan melalui program latihan fisik yang terencana, terukur, spesifik, dan berkelanjutan agar mampu menunjang peningkatan performa dan prestasi atlet pada perlombaan pacu jalur.