Hari Wiwit
Sekolah Staff dan Komando TNI Angkatan Laut, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Strategi Pengendalian Laut (Sea Control) Koarmada I dalam Meningkatkan Keamanan Maritim di Wilayah ALKI Deni Purwanto; Salim Salim; Hari Wiwit
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.847

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki posisi strategis dalam jalur pelayaran internasional, salah satunya melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia I (ALKI I) yang melintasi wilayah Laut China Selatan, Selat Karimata, dan Selat Sunda. Tingginya intensitas pelayaran di wilayah ini tidak hanya berdampak positif terhadap ekonomi, tetapi juga menimbulkan potensi ancaman terhadap keamanan maritim, seperti pelayaran asing tanpa izin, illegal fishing, dan pelanggaran wilayah kedaulatan. Dalam menghadapi tantangan tersebut, strategi pengendalian laut (sea control) menjadi hal yang krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian laut yang diterapkan oleh Komando Armada I (Koarmada I) dalam menjaga keamanan di wilayah ALKI I, dengan fokus pada efektivitas implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta rekomendasi optimalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed method), yaitu kualitatif untuk mengevaluasi koordinasi dan komunikasi antar lembaga, serta kuantitatif untuk mengukur efektivitas operasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan konsep sea control dan manfaat praktis bagi peningkatan keamanan maritim nasional, khususnya di kawasan strategis ALKI I.
Pengaruh Kerjasama Internasional dan Kesiapan Alutsista Terhadap Stabilitas Keamanan Maritim di Wilayah Laut Perbatasan Kalimantan Utara Wishnu Krestiawan; Komaruddin Komaruddin; Hari Wiwit
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.848

Abstract

Perbatasan laut Kalimantan Utara di Laut Sulawesi merupakan wilayah strategis yang rentan konflik karena menjadi jalur pelayaran internasional penting serta memiliki kekayaan ekologis dan ekonomi tinggi. Kawasan ini rawan terhadap ancaman keamanan seperti perompakan, perdagangan manusia, dan penangkapan ikan ilegal. Untuk menghadapi tantangan tersebut, Indonesia, Malaysia, dan Filipina membentuk kerja sama Trilateral Maritime Patrol (TMP) yang mencakup patroli terkoordinasi dan latihan bersama. Namun, pelaksanaannya menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya, luasnya wilayah operasi, dan belum adanya SOP yang seragam. Kesiapan Alutsista, khususnya Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), juga menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas kawasan, namun masih mengalami keterbatasan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kerja sama internasional dan kesiapan Alutsista terhadap stabilitas keamanan maritim di wilayah tersebut. Populasi penelitian adalah personel KRI di bawah Koarmada II dan Satrol Lantamal XIII/Tarakan sebanyak 565 personel, dengan sampel 235 personel menggunakan rumus Slovin. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama internasional dan kesiapan Alutsista secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap stabilitas keamanan maritim. Kebijakan yang disarankan mencakup tiga strategi: (1) penyelesaian sengketa melalui jalur diplomatik dan hukum internasional; (2) modernisasi Alutsista berbasis iptek dan industri pertahanan nasional; dan (3) pengembangan fasilitas pemeliharaan dan perbaikan Alutsista