Taslimahudin Taslimahudin
Universitas Ibnu Sina Batam, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Praktik Literasi Digital Mahasiswa Generasi Z dalam Penggunaan Media Sosial Taslimahudin Taslimahudin; Andi Hepy Susanty
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i6.928

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini mengeksplorasi praktik literasi digital mahasiswa Generasi Z dalam penggunaan media sosial di Universitas Ibnu Sina Batam. Menggunakan wawancara mendalam dengan 15 informan, focus group discussion dengan 4 kelompok, dan etnografi digital melalui observasi aktivitas media sosial, penelitian ini mendeskripsikan bagaimana mahasiswa menavigasi, mengevaluasi, membuat, dan membagikan konten digital. Temuan mengungkapkan bahwa mahasiswa menunjukkan keterampilan teknis yang tinggi dalam mengoperasikan berbagai platform media sosial, khususnya Instagram, TikTok, dan WhatsApp, serta menunjukkan kreativitas dalam produksi konten. Namun, literasi informasi kritis masih lemah, dengan mahasiswa mengandalkan indikator superfisial seperti likes dan followers untuk menilai kredibilitas informasi. Lima tema utama muncul: keterlibatan digital yang aktif-kreatif, kesenjangan literasi informasi kritis, paradoks kesadaran privasi digital, pembelajaran digital informal berbasis peer, dan negosiasi identitas serta autentisitas digital. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang sifat kontekstual dan bernuansa dari literasi digital Generasi Z di wilayah Batam dan memberikan rekomendasi untuk mengembangkan program pendidikan literasi digital kritis di perguruan tinggi
Navigasi Etika di Era Digital: Analisis Kritis Perilaku Komunikasi Masyarakat Indonesia di Media Sosial Taslimahudin Taslimahudin
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i4.1207

Abstract

Komunikasi melalui media sosial mempertemukan kebutuhan berbagi informasi dengan kewajiban menjaga kebenaran, privasi, dan martabat orang lain. Artikel ini bertujuan memetakan dimensi etika komunikasi digital, menelaah hubungan antartantangan, dan merumuskan arah kolaborasi pemangku kepentingan dalam konteks Indonesia. Kajian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tinjauan literatur naratif terhadap 14 rujukan periode 2023–2025 yang dipertahankan setelah pemeriksaan daftar pustaka awal. Pembahasan disusun melalui pemetaan tema dan perbandingan argumentasi antarsumber, dengan membedakan kajian kontekstual Indonesia dari rujukan konseptual. Sintesis menghasilkan lima dimensi yang saling berkaitan, yaitu akurasi informasi dan kebenaran, privasi dan keamanan data, tanggung jawab sosial, kesantunan dan empati, serta literasi digital. Analisis menunjukkan bahwa tuntutan verifikasi, perlindungan pengguna, dan kebebasan berekspresi perlu dipertimbangkan secara bersamaan. Kerangka kolaborasi pemerintah, platform digital, institusi pendidikan, masyarakat sipil, dan individu dirumuskan sebagai usulan konseptual penulis yang memerlukan pengujian empiris. Cakupan rujukan dan keterbatasan dokumentasi penelusuran membatasi keterulangan kajian serta generalisasi temuan. Kontribusi artikel terletak pada pengaitan kelima dimensi dengan pembagian tanggung jawab dan arah evaluasi praktik komunikasi digital, bukan pada pengukuran prevalensi perilaku masyarakat Indonesia.