Nabila Widya
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Multikulturalisme Pada Masa Dinasti Abbasiyah Nabila Widya; Meyniar Albina
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article was written to analyze the history of multiculturalism during the Abbasid Dynasty. While writing this article, the author used a library research method with a descriptive analysis approach. Reference sources were obtained from various printed books, digital books, and articles related to multiculturalism during the Abbasid Dynasty. These sources were processed into new information related to the main topic of discussion. With this research, several results were found, including (1) there was a social status in social life at the Abbasid Dynasty, (2) the existence of an immigrant religion that is Buddhism, (3) a political system similar to the Persian nation and a government system that emphasized the Khalifah came from the Arab nation, (4) the existence of international trade in the city of Baghdad which became a transit center for trade.
Konversi Beragama Nabila Widya; Sasmita Chairuna; Novira Aulia; Zulkfili Dalimunthe; Muhammad Hakim; Ramadan Lubis
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konversi beragama bukan sekadar fenomena sejarah yang dipengaruhi oleh kekuatan eksternal, melainkan juga merupakan pencarian pribadi akan makna hidup dan pemahaman spiritual. Artikel ini mengkaji proses konversi beragama dapat berubah baik dan tidak terpaksa tetapi juga membawa dampak signifikan terhadap struktur sosial, politik, dan budaya dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara terhadap responden dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konversi beragama tetap menjadi topik yang relevan untuk memahami hubungan antara agama, identitas, dan masyarakat. Dalam masyarakat yang plural dan multikultural, pemahaman yang mendalam mengenai konversi beragama sangat penting untuk menghargai kebebasan beragama individu serta menjaga keharmonisan sosial antar kelompok agama yang berbeda. Penelitian ini memberikan wawasan bahwa setiap individu diberi kesempatan untuk menemukan jalan spiritual yang lebih sesuai dengan pencarian batin mereka. Dalam beberapa kasus, individu merasa lebih dapat memahami makna hidup, mencapai kedamaian batin, dan merasakan kedekatan dengan Tuhan melalui ajaran agama baru. Ini dapat memberikan rasa pencerahan spiritual dan tujuan hidup yang lebih jelas.