Williza Yanti
Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Modul Matematika Berbasis Budaya Rumah Baanjung pada Materi Transformasi Geometri Menggunakan Model ADDIE Rolina Amriyanti Ferita; Williza Yanti; Azis Muslim; Arifin Riadi
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 7 Issue 001 February 2026 (Spesial Issue)
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v7i001.3248

Abstract

Pembelajaran matematika yang terlepas dari konteks budaya lokal sering kali dipersepsikan abstrak dan kurang bermakna bagi siswa. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pengembangan bahan ajar berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul matematika berbasis budaya Rumah Baanjung pada materi transformasi geometri serta mengevaluasi kualitas modul berdasarkan respons siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Modul dikembangkan dalam bentuk cetak dan disempurnakan melalui focus group discussion. Implementasi dilakukan secara terbatas dengan melibatkan 27 siswa, yang selanjutnya diminta memberikan respons terhadap modul menggunakan angket skala Likert. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul diterima secara positif oleh siswa. Modul dipersepsikan relevan dengan kebutuhan belajar, mudah digunakan, menarik dari segi penyajian, serta membantu siswa memaknai keterkaitan antara konsep matematika dan budaya lokal. Selain itu, penggunaan konteks Rumah Baanjung juga berkontribusi dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap nilai kearifan lokal dan keberlanjutan budaya. Temuan ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki potensi untuk mendukung pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna.