This Author published in this journals
All Journal PESHUM
Risma Widia Ramadhanti
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Seni Tari Sebagai Media Pendidikan Karakter: Penguatan Nasionalisme Pada Peserta Didik SMA Risma Widia Ramadhanti; Dwi Retnani Srinarwati; Suyono Suyono
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.18633

Abstract

Ekstrakurikuler tari adalah kegiatan tambahan yang berkontribusi menumbuhkan rasa nasionalisme peserta didik, khususnya menjaga kebudayaan lokal yang merupakan bagian dari warisan bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi kegiatan ekstrakurikuler tari dalam meningkatkan rasa nasionalisme peserta didik di SMA Antartika Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah peserta didik, guru PPKn, pembina ekstrakurikuler tari, wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik analisis interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kegiatan ekstrakurikuler di SMA Antartika Sidoarjo dilaksanakan dengan baik dan tersusun sistematis sebagai bagian dari program yang ada di sekolah. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari kebijakan, anggaran, dan sarana yang disediakan sekolah. Proses menumbuhkan dan menguatkan rasa nasionalisme di SMA Antartika Sidoarjo dilakukan dengan menggabungkan kegiatan di dalam dan di luar kurikulum. Kegiatan ekstrakurikuler seni tari memberikan kontribusi memperkuat rasa nasionalisme peserta didik. Kontribusi ini dapat dilihat dari meningkatnya nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, semangat kesatuan, dan kerja sama, serta sikap menghormati berbagai budaya.