Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI PELATIHAN PARENTING DI DESA KAUMAN KECAMATAN SEDAYU KABUPATEN GRESIK I Wayan Arsana; Irnawati; Suyono
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.734 KB) | DOI: 10.31949/jb.v1i3.349

Abstract

Pembentukan karakter anak tidaklah lahir begitu saja, ada proses yang dilewatinya sehingga proses tersebut pun menjadi karakter yang melekat dalam diri seorang anak. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, pendidikan dan mendeskripsikan pentingnya pembentukan karakter melalui pelatihan parenting bagi orang tua , dan masyarakat pada umumnya sekita desa Kuman Kecamatan Sedayu Kabupaten Gresik. Desain yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan pretest posttest design. Pelaksanaan dalam kegiatan ini menggunakan metode pembelajaran Audio visual dan metode pembelajaran ceramah dan demostrasi. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 37 peserta. Sebelum dimulainya kegiatan, yang terdiri dari 3 sesi pelatihan, peserta terlebuh dahulu di berlakukan tes awal mengerjakan soal. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengetahuhi pengetahuan awal peserta tentang Parenting. Berdasarkan hasil dari rangkaian kegiatan dapat ditarik kesimpulan bahwa pemahaman peserta tentang parenting meningkat. Adapun nilai peningkatan tersebut dapat dilihat dari prosentase nilai pree test dan post test peserta yang mulanya nilai yang menjawab benar dari nilai pree test hanya 42 % dari seluruh peserta, menjadi nilai post test yang menjawab benar 88% dari semua peserta yang menjawab benar.
Pelaksanaan Tradisi Haul: Studi Fenomenologi di Desa Bohar Kabupaten Sidoarjo Suyono; I Wayan Arsana
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.705 KB) | DOI: 10.57251/ped.v2i1.450

Abstract

Tradisi Upacara Haul merupakan tradisi upacara adat yang sudah lama dilakukan oleh masyarakat Jawa. Pelaksanaan upacara Haul Mbah Hasan Madinah bertujuan untuk mengenang dan menghormati para leluhur yang telah meninggal dan khususnya Mbah Hasan Madinah. Ritual Haul Mbah Hasan Madinah masih dilestarikan setahun sekali pada bulan Syawal. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan: (1) Simbol dan nilai yang terkandung dalam pelaksanaan Haul Mbah Hasan Madinah di Desa Bohar, (2) Proses pelaksanaan Haul Mbah Hasan Madinah di Desa Bohar, ( 3) Fasilitas yang digunakan dalam pelaksanaan Upacara Haul Mbah Hasan Madinah di Desa Bohar. Dalam Penelitian ini metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, studi fenomenologi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) simbol dan nilai yang terkandung dalam pelaksanaan upacara berupa kegiatan tumpengan, pawai dan Seni Hadrah yang memiliki makna dan tujuan masing-masing (2) proses pelaksanaan upacara Haul Mbah Hasan Madinah dilaksanakan di Pemakaman Mbah Hasan Madinah desa Bohar yang dipimpin oleh Tokoh Agama Islam desa yang diawali dengan doa bersama dan diakhiri dengan kegiatan Seni Hadrah (3) sarana yang digunakan dalam pelaksanaan Haul Mbah Hasan Madinah
Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah: PPM Bagi Guru PKn di Kabupaten Probolinggo Suyono; Dwi Retnani Srinarwati; I Wayan Arsana; Bernadetta Budi Lestari; I Made Arsana
Kanigara Vol 1 No 1 (2021): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v1i1.3232

Abstract

Pendidik Profesional tidak hanya melakukan kegiatannya sebagai pengajar yang baik tetapi juga dengan kompetensi yang professional. Diperlihatkan dengan peningkatan peran yang profesinal dalam penulisan karya ilmiah. Pengabdian pada masyarakat dengan mitra Pengabdian kepada Masyarakat ini bekerjasama dengan mitra para pendidik PPKn se-Kota dan Kabupaten Probolinggo dengan tujuan untuk melatih para Pendidik menulis karya ilmiah dengan bagus, bersamaan dengn mempublikasikan karya tulisnya. Kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk kegiatan pelatihan, pangajaran , tanya jawab, diskusi dan praktek menulis karya ilmiah dengan bagus. Hasil dari kegiatan ini adalah terlaksananya pelatihan karya tulis ilmiah untuk pendidik PPKn se-Kota dan Kabupaten Probolinggo ini sejalan dengan langkah-langkah yang telah direncanakan sebelumnya. Keefektifan pelatihan ini diukur dengan angket keefektifan dan jumlah guru yang mampu membuat karya tulis ilmiah.
Upaya Deradikalisasi di Lingkungan Masyarakat Melalui Implementasi Sosial Dalam Nilai-Nilai Pancasila Suyono; Suhartono; I Wayan Arsana; Dwi Retnani Srinarwati
Kanigara Vol 2 No 1 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i1.5056

Abstract

Pengabdian pada masyarakat kerjasama dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pendidikan di desa Desa Kebaron Kecamatan Tulangan kabupaten Sidoarjo provinsi Jawa Timur dengan tujuan untuk sosialisasi dan penyuluhan dan bimbingan deradikalisasi di lingkungan masyarakat melalui implementasi sosial dalam nilai-nilai pancasila dengan baik, bersamaan dengan mempublikasikan karya tulisannya. Adapun kegiatan yang telah dilakukan dalam bentuk kegiatan Sosialisasi, bimbingan dan penyuluhan dan tanya jawab, dan cara mengatasi apabila di desa Kebaron Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo berkembang paham radikal. Adapun kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2021 sampai 10 Januari 2022 yang menempati Kantor desa Kebaron, Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan Sosialisasi dan penyuluhan dan bimbingan pada masyarakat Desa Kebaron Kecamatan Tulangan Sidoarjo dengan tujuan guna memberikan penjelasan pada warga masyarakat Kebaron tentang paham radikalisme dan bahaya-bahaya, yang ditimbulkan dan ada iktiar dari warga masyarakat sejak awal dalam menanggulangi masuknya paham radikalisme di Desa Kebaron. Metode yang dipakai dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat tersebut memberikan edukasi melalui penjelasan interaktif, berikutnya tanya jawab. Dalam pelaksanaan PPM dari 36 peserta yang telah hadir pada kegiatan PPM sebanyak 18 peserta telah paham hakikat radikal, dan dampak yang timbul apabila paham ini dibiarkan menyebar di masyarakat, dan cara menanggulangi paham radikal. Dapat diketahui dari pertanyaan pendahuluan yang ditanyakan oleh pemateri kepada peserta yang hadir, para peserta dapat menjawab pertanyaan secara urut. Peserta yang telah memahami paham radikal dari perwakilan kelompok Karang taruna, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat dan perwakilan dari Ibu-ibu PKK. Mereka menyampaikan bahwa pengetahuan paham radikal diperoleh dari Melihat tayangan TV, siaran radio dan media sosial. Sedang peserta lainnya belum paham pengertian paham radikal, dan hanya sebatas pelaku radikal merakit dan memiliki BOM dan dapat mengancam dan membahayakan keselamatan warga Masyarakat.
Politik Uang dalam Pemilihan Kepala Daerah terhadap Konstruksi Pemerintahan di Desa Bohar Sidoarjo Suyono; I Wayan Arsana
Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.511 KB) | DOI: 10.57251/hij.v2i2.832

Abstract

The general election for regional heads or the 2020 Sidoarjo post-conflict local election should be an important stage in social and state life, because in this post-conflict local election, the community is involved or is involved as a fundamental element that determines the functioning of democracy. Democracy will maintain its sanctity in the hands of post-conflict local election organizers and the people. One of the political crimes and legal deviations that tarnishes the image of a democratic party is money politics. This study aims to analyze the practice of money politics carried out by political elites with the aim of buying people's votes and forms of politicians'behavior that damage government buildings. The research method used is qualitative research equipped with an analytical, conceptual approach, prioritizing primary data and secondary data with qualitative analysis. The results of the study show that the causes of the practice of money politics carried out by political elites with the aim of buying people's votes include: money is the root of problems and damage to government and democracy buildings, and the power of bribery practices has entered the deepest pores or networks of people's lives. , both to fight for and reap the values and norms of goodness, justice, and human dignity.
Etika dan Keamanan Digital dalam Penggunaan AI di Kelas SMA Wachid Hasim 5 Surabaya Suyono; Suhartono; Icha Dwi Listari; Meia Melati Putri; Valentina Suryani Ades; Efrandi Arnoldus Sandur
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/jm9f2426

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan yang menuntut guru untuk memahami etika dan keamanan digital, terutama dalam penerapannya di kelas. Namun, banyak guru di SMA Wachid Hasyim 5 Surabaya masih kurang terlatih, sehingga diperlukan pendampingan untuk mampu meningkatkan kompetensi mereka. Kegiatan ini yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan guru dalam menerapkan etika dan keamanan digital saat menggunakan AI di dalam kelas, serta memetakan potensi yang dimiliki sekolah untuk upaya pengembangan berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan tim dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Pendekatan yang digunakan Asset Based Community Development (ABCD) dengan 5 (lima) tahapan: 1) Wawancara Apresiatif untuk memahami kebutuhan guru; 2) Pemetaan Potensi (Assets Mapping) untuk mengidentifikasi sumber daya yang dimiliki sekolah; 3) Tautan dan Mobilisasi Aset (Linking and Mobilizing Assets) dengan memanfaatkan kompetensi guru, fasilitas, dukungan dari komunitas; 4) Penyusunan Rencana Aksi; dan 5) Monitoring dan Evaluasi. Peserta yang terdiri dari 25 guru, termasuk kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Kegiatan ini yang berhasil meningkatkan antusiasme dan respons positif para peserta, dengan 68% guru menyatakan materi yang disampaikan baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, 56% peserta merasa praktik relevan dalam menerapkan AI secara etis di dalam kelas.