Bima Kurniawan
Trunojoyo University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN KODE BAHASA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS : SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Tri Pujiati; Nisrinatus Zahiyah; Dede Rosyadi ZA; Bima Kurniawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14854

Abstract

Kode bahasa sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, khususnya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Penggunaan kode bahasa menjadi permasalahan utama yang menarik untuk diteliti karena tidak semua penutur maupun petutur memahami penggunaan kode bahasa yang berbeda, hal ini juga ditemukan selama kegiatan pembelajaran di sekolah menengah atas di Bangkalan, Madura. Penggunaan kode bahasa dapat diteleti dengan pendekatan kajian Sosiolinguistik untuk melihat penggunaan kode bahasa dalam kehidupan masyarakat. Penelitan dengan desain dekriptif kualitatif ini dilakukan untuk melihat penggunaan kode bahasa yanng terjadi di sekolah menengah atas di Bangkalan, Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kode bahasa yang terjadi selama proses pembelajaran di kelas dilakukan untuk tujuan komunikasi berbahasa, khususnya dalam menyampaikan pesan kepada lawan bicara selama proses belajar mengajar. Penggunaan kode bahasa berupa peralihan bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Madura atau pencampuran bahasa Indonesia dan Madura pada saat menjelaskan materi di kelas dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman terhadap materi pembelajaran di kelas. Hasil penelitian ini memberikan implementasi bahwa penggunaan kode bahasa berupa bilingualisme dalam kegiatan pembelajaran dapat digunakan untuk tujuan pembelajaran di kelas sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik.  
Promoting Harmony in Communication: The Role of Inclusive Language in Enhancing Equility and Equity in Digital Platforms Bima Kurniawan
Globish: An English-Indonesian Journal for English, Education, and Culture Vol. 14 No. 2 (2025): Globish: English-Indonesian Journal for English Education and Culture
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/globish.v14i2.13645

Abstract

This research aims to enrich academic discourse on inclusive language by exploring its role in creating harmony in digital communication through the use of shared, non-offensive and accommodating language. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach. Triangulation was carried out to identify consistency of data from various sources, thereby increasing the validity of the findings. Data collection methods include interviews, focus group discussions (FGD) with 10 colleagues who have visual impairments, observation, and documentation. As researchers with visual impairments, researchers have a significant role in assessing the accessibility of social media, news platforms, and public service media for users with screen readers. The research results show that common language has been implemented well in various digital communication media. Recommendations for significant improvements were emphasized, especially in the use of accommodating language for accessibility features in news media. It is hoped that the practical implications of this research can provide recommendations to the government and policy makers in managing social media, news media and public service media, to create policies and technical guidelines for implementing a common, accommodating and non-offensive language. These findings will benefit not only individuals with visual impairments, but also people with other disabilities as well as non-disabled individuals, by ensuring inclusive communication for all.