Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan media pembelajaran interaktif IPAS berbasis lingkungan untuk kemandirian belajar siswa SD di Palu Imhar AR. Nailu; Haeruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18680

Abstract

Penelitian bertujuan dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis lingkungan  dapat memperbaiki pengetahuan  materi dan kemandirian belajar siswa SD. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian berbasis Research and Development (R&D) menerapkan model 4D, yang mencakup tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian ini melibatkan 34 siswa kelas V SD di Kota Palu sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui pretest, posttest, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman materi siswa sebesar 20% (dari skor rata-rata 60 menjadi 80) dan peningkatan kemandirian belajar sebesar 30% (dari 55% menjadi 85%). Sebanyak 85% siswa merasa lebih mandiri, dan 75% menyatakan bahwa fitur interaktif pada media membantu pemahaman mereka. Temuan ini memberikan informasi jika media pembelajaran berbasis lingkungan efektif dalam memperdalam pemahaman materi dan meningkatkan kualitas kemandirian belajar siswa. Implikasi dari penelitian menunjukkan jika media interaktif dapat menjadi alternatif dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif.
Pengembangan Digital Assessment untuk Pemahaman Konsep Dasar IPAS di SD Kota Palu Ni Gusti Ayu Putu Eka Sri Wahyuni; Haeruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18681

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menguji efektivitas digital assessment dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar Kota Palu. Metode yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE, yang meliputi lima tahap utama: Analisis (Analyze), Perancangan (Design), Pengembangan (Develop), Penerapan (Implement), dan Evaluasi (Evaluate). Subjek penelitian melibatkan 120 siswa kelas V dan 4 guru IPAS dari empat sekolah yang dipilih secara purposif. Hasil validasi menunjukkan bahwa digital assessment yang dikembangkan memiliki kelayakan konten dan desain yang sangat baik. Penggunaannya terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa, dengan rata-rata skor pre-test 65% dan post-test 85%, menunjukkan peningkatan sebesar 20%. Analisis lebih lanjut mengungkapkan bahwa soal berbasis simulasi interaktif memberikan dampak terbesar terhadap pemahaman siswa. Meskipun hasilnya positif, keterbatasan akses teknologi di beberapa sekolah masih menjadi tantangan, terutama di daerah pedesaan. Solusi yang dapat diterapkan mencakup peningkatan infrastruktur dan pelatihan guru dalam pemanfaatan digital assessment secara optimal. Hal ini mengindikasikan bahwa asesmen digital dapat berperan sebagai alat yang efektif dalam memperkuat pemahaman konsep IPAS di SD, terutama jika didukung oleh infrastruktur yang memadai dan kesiapan guru dalam menggunakannya.
Hubungan antara kegiatan ekstrakurikuler siswa pecinta lingkungan (SPL) terhadap kesadaran lingkungan dan sikap disiplin Kusumaningrat; Mohammad Jamhari; Haeruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18682

Abstract

Tujuan dari riset ini tidak lain untuk mengkaji Keterkaitan kegiatan ekstrakurikuler siswa pecinta lingkungan dengan kesadaran lingkungan dan sikap disiplin siswa di SMK Negeri 1 Toribulu, Sulawesi Tengah. Metodologi yang diterapkan riset ini menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan subjek 28 siswa, terdiri dari 14 siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan 14 siswa yang tidak. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa para siswa yang ikut serta dalam kegiatan ekstrakurikuler memiliki kesadaran lingkungan dan sikap disiplin menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak terlibat, dengan nilai  Sig. < 0,001. Dari penelitian ini dapat menyimpulkan bahwasannya kegiatan ekstrakurikuler memiliki kecenderungan pengaruh yang signifikan terhadap kesadaran lingkungan dan kedisiplinan siswa, serta mendukung temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat meningkatkan terhadap kesadaran lingkungan dan sikap disiplin.
Pengembangan LKPD Berbasis Model Pembelajaran PjBL Terhadap Hasil Belajar IPAS dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Vivin Elfitriyah H.S; Haeruddin
Jurnal Ilmiah Profesi Guru (JIPG) Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 No 1 February 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jipg.vol6.no1.a18685

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menciptakan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang berlandaskan model pembelajaran Project-Based Learning (PjBL) guna meningkatkan prestasi belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta keterampilan kerja sama siswa di tingkat sekolah dasar. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Penerapan, Evaluasi). Fokus penelitian ini adalah 50 siswa kelas V di SD Inpres 1 Inti Bantaya. Alat yang digunakan terdiri dari angket validasi untuk menilai kelayakan LKPD dari segi isi, bahasa, dan media; lembar observasi untuk mengevaluasi keterampilan kolaborasi siswa; tes pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa; serta angket respon untuk mengumpulkan pandangan guru dan siswa tentang kepraktisan LKPD. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa LKPD berbasis PjBL yang dirancang memenuhi kriteria kelayakan dengan hasil validasi yang sangat baik (85% untuk aspek isi, 90% untuk aspek bahasa, dan 88% untuk aspek media). Perbaikan hasil belajar siswa terlihat dari perbedaan signifikan antara pre-test (rata-rata skor 55) dan post-test (rata-rata skor 80), dengan uji t menunjukkan p < 0,05. Selain itu, keterampilan kolaborasi siswa selama pembelajaran berbasis PjBL juga meningkat, dengan skor rata-rata observasi di atas 4 (dari skala 5) pada aspek komunikasi, pembagian tugas, dan penyelesaian masalah kelompok. Angket respon menunjukkan bahwa 85% guru dan 90% siswa menilai LKPD ini praktis dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran IPAS. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis PjBL efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dan keterampilan kolaborasi siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menyarankan agar penerapan LKPD berbasis PjBL dilakukan secara lebih luas untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mempersiapkan siswa dengan keterampilan abad ke-21.