Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TERHADAP EKSTRAK ETANOL DAUN MANGGA ARUM MANIS (Mangifera indica L. var. arum manis) MENGGUNAKAN METODE DPPH Siti Mahzura; Astriani Natalia Br Ginting; Daimah Wirdatus Sanaun Harahap
Jurnal Buana Farma Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Buana Farma
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jbf.v6i1.1624

Abstract

Radikal bebas dapat memicu stres oksidatif yang berperan dalam berbagai penyakit degeneratif, sehingga diperlukan sumber antioksidan alami yang aman dan efektif. Daun mangga arum manis mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan triterpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun mangga arum manis (Mangifera indica L. var. arum manis) menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium. Daun mangga dikumpulkan dari Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, kemudian dideterminasi di Herbarium Medanense. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Skrining fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan variasi konsentrasi ekstrak 20, 40, 60, 80, dan 100 ppm serta vitamin C sebagai kontrol positif. Sampel direaksikan dengan larutan DPPH 50 ppm dan absorbansi diukur pada panjang gelombang 517 nm setelah inkubasi 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase inhibisi meningkat seiring peningkatan konsentrasi ekstrak, dengan nilai inhibisi tertinggi sebesar 50,2% pada konsentrasi 100 ppm. Analisis regresi linear menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 98,73 ppm yang termasuk kategori aktivitas antioksidan kuat. Sebagai pembanding, vitamin C menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 6,07 ppm yang mengindikasikan aktivitas antioksidan sangat kuat. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa ekstrak etanol daun mangga arum manis memiliki aktivitas antioksidan kuat berdasarkan nilai IC₅₀. Meskipun potensinya lebih rendah dibandingkan vitamin C, ekstrak ini tetap menunjukkan kemampuan signifikan sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian lanjutan disarankan menggunakan metode FRAP atau ABTS untuk memperkuat hasil.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) terhadap Pseudomonas aeruginosa secara In Vitro Lulu Pratiwi; Muhammad Yunus; Daimah Wirdatus Sanaun Harahap
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bacterial infection in chronic wounds, particularly diabetic foot ulcers in patients with diabetes mellitus, remains a serious health problem due to their susceptibility to pathogenic bacteria such as Pseudomonas aeruginosa. Soursop leaves (Annona muricata L.) are rich in bioactive compounds with potential antibacterial properties, and several previous studies have reported their antibacterial activity. Therefore, this study aimed to evaluate the antibacterial activity of soursop leaf extract against these two bacteria in vitro using the disc diffusion method, with inhibition zone diameter as an indicator. This experimental study focused on assessing the interaction of 96% ethanolic soursop leaf extract obtained by maceration against Pseudomonas aeruginosa at various concentrations. The results demonstrated concentration-dependent antibacterial activity, in which increasing extract concentration led to larger inhibition zones. However, the antibacterial effect of the extract was lower than that of the positive control (gentamicin), which may be attributed to the use of crude secondary metabolites and the limitation of the disc diffusion method as a preliminary screening tool with restricted quantitative accuracy. Keywords: soursop leaves (annona muricata L.), antibacterial activity, pseudomonas aeruginosa, disc diffusion method, ethanol extract   Abstrak Infeksi bakteri pada luka kronik, terutama ulkus diabetikum pada penderita diabetes melitus, tetap menjadi masalah kesehatan serius karena kerentanan terhadap bakteri patogen seperti Pseudomonas aeruginosa. Daun sirsak (Annona muricata L.) kaya akan senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai antibakteri alami, dan beberapa studi sebelumnya telah menunjukkan aktivitasnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antibakteri ekstrak daun sirsak terhadap kedua bakteri tersebut secara in vitro menggunakan metode difusi cakram, dengan mengukur zona hambat sebagai indikator. Penelitian ini bersifat eksperimental, fokus pada pengujian interaksi ekstrak etanol 96% daun sirsak yang diperoleh melalui maserasi terhadap Pseudomonas aeruginosa dengan variasi konsentrasi. Hasilnya menunjukkan aktivitas antibakteri yang bergantung pada konsentrasi, di mana peningkatan konsentrasi ekstrak meningkatkan diameter zona hambat. Namun, daya hambat ekstrak ini masih lebih rendah dibandingkan kontrol positif gentamisin, hal ini dikarenakan ekstrak daun sirsak (Annona Muricata L.) masi merupakan metabolit sekunder, dan metode difusi cakram hanya cocok sebagai skrining awal dengan keterbatasan dalam akurasi. Kata kunci: daun sirsak (annona muricata l.), aktivitas antibakteri, pseudomonas aeruginosa, metode difusi cakram, ekstrak etanol